Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hal yang paling berbahaya bukanlah kita bercita-cita tinggi dan gagal, tetapi bercita-cita kecil dan berhasil

Hal yang paling berbahaya bukanlah kita bercita-cita tinggi dan gagal, tetapi bercita-cita kecil dan berhasil - Setiap manusia yang hidup di dunia ini memiliki cita-citanya sendiri, ada yang ingin menjadi guru, dokter, polisi, pebisnis, petani, dan lain-lain, semua itu adalah cita-cita yang baik

Cita-cita adalah sebuah impian hidup yang di capai setip manusia maka dari itu manusia berusaha dan giat untuk bisa menggapai cita-citanya

Jika kita flashback kebelakang di waktu kecil dulu kita sering sekali ditanya guru, tantang kalau sudah besar mau jadi apa?

Semuanya berteriak ingin jadi ini, ingin jadi itu, tapi..

Apakah sebuah cita-cita hanyalah ucapan saja

Tentu saja tidak

Burung yang baru bangun pagi dan keluar untuk mencari makan dan pulang dengan rasa kenyang dengan usahanya sendiri, jika dia tidak pergi mencari makan dan hanya malas-malasan di rumahnya tentu dia tidak akan mendapatkan makanan yang membuatnya kenyang

Begitu juga dengan sebuah cita-cita, haruslah di usahakan dengan sebaik-baiknya dengan sesungguh-sungguhnya agar apa yang kita citakan dapat menjadi kenyataan dengan sangat utuh

Usaha manusia dalam menggapai cita-citanya memiliki frekuensy yang berbeda-beda ada yang hanya
Saya cukup jadi ini saja

Ada yang hanya lumayan saya cukup jadi ini saja

Ada juga yang mengatakan saya harus jadi ini

Dan lebih dari itu ada juga yang mengatakan saya harus lebih-lebih dan lebih dari ini

Sifat individu manusia tidaklah sama tapi setiap manusia selalu memiliki keinginan yang tak ada habisnya


Jika kita ambil dari teori 1 + 1 = 2 maka akan lebih tinggi 2 + 2 = 4 maka usaha yang besar akan menghasilkan hasil yang besar juga

Dari apa yang kamu baca dapat di analisis bahwa cita-cita haruslah di iringi dengan usaha bukan hanya angan belaka


Hal yang paling berbahaya bukanlah kita bercita-cita tinggi dan gagal, tetapi bercita-cita kecil dan berhasil
Hal yang paling berbahaya bukanlah kita bercita-cita tinggi dan gagal, tetapi bercita-cita kecil dan berhasil

Sebuah kata motivasi dari Michelangelo berkata:
Hal yang paling berbahaya bukanlah kita bercita-cita tinggi dan gagal, tetapi bercita-cita kecil dan berhasil

Mungkinkah kita masih bercita-cita kecil ? timbul pertanyaan di dalam hati kita, apakah selama ini kita hanya berjalan di tempat saja? 

Memang semua orang ingin memiliki cita-cita yang tinggi setinggi bintang di langit, tapi sering terucap di lisan kita saya tidak mampu untuk menggapai cita-cita tersebut

Teringat saya sebuah kisah tentang seorang anak yang tidak terlalau pandai karna dia merasa dirinya kurang pintar dari teman-teman sebayanya.

Suatu hari dia maju kedepan di perintahkan gurunya untuk mengerjakan soal yang telah di jelaskan oleh sang guru, tapi apa daya si anak ini tidak bisa mengerjakan soal itu, guru yang sangat baik hati itu pun memberikan penjelasan sekali lagi, akan tetapi si anak ini tidak bisa mengerjakannya juga.
Si anak merasa malu dan ia tidak ingin bersokolah lagi, suatu hari ia berjalan di tengah hutan untuk mencari kayu bakar untuk ibunya, setelah menyelusuri hutan, tiba-tiba awanpun mendung dan hujanpun turun dengan derasnya

Ia pun lari bergeges untuk berteduh, lalu ia menemukan sebuah gua yang bisa di jadikan untuk menghidari dinginya hujan pada pagi itu

Dia meratapi nasibnya yang malang, kenapa saya harus begini, tiba-tiba melihat suatu yang sangat janggal sekali

Ia melihat sebuah batu yang keras di gua menajadi berlubang hanya terkena tetasan air dari slagmit gua, diapun berfikir sangat dalam kenapa batu sekeras ini dapat luluh hanya dengan sebuah tetesan air

Ia melihat di sekelilingnya banyak sekali batu yang berlubang hanya karna setetes air slagmit gua, ada yang baru terbentuk dan ada yang sudah terbentuk dengan sangat dalam

Ia menangis, dan bekata kenapa aku sebodoh ini untuk apa yang aku citakan, aku ingin menjadi seorang penemu yang hebat tetapi aku gagal karna aku tidak memiliki bakat dan keahlian

Tatapi bukankah batu yang keras bisa hancur degan setetes air, jadi waluapun aku seperti ini aku masih memiliki semangat untuk merubah itu semua

Akhirnya anak itu kembali bersekolah bersama teman-temannya ia sangat giar sekali walaupun ia merasa sangat susah sekali untuk menyerap pelajaran, tetapi ia terus bersungguh sungguh dalam belajar dan pada akhrinya ia mandapatkan apa yang ia inginkan

Dari kisah ini kita dapat mengambil hikmah dan motivasi bahwa orang yang kecil dan tidak bisa apa-apa mampu menjadi orang yang luar biasa karna ada tekad yang kuat bukan dari bakat ataupun kemampuan tetapi niat yang tulus ingin terus belajar dengan sungguh-sungguh walaupun apa yang kita citakan tidak tercapai

Tapi percayalah bahwa usaha yang keras pasti membuahkan hasil dan usaha yang sedang maka akan menghasilkan pencapaian yang sedang juga, dan usaha yang ragu-ragu maka akan menghasilkan pencapaian yang ragu-ragu juga.

Jadi teruslah bercita-cita tinggi setinggi bintang di langit yang artikata ini bahawa tidak mungkin kita dapat menggapai bintang di langit yang bermakna teruslah merasa lapar dan teruslah merasa kurang dan kurang dalam menutut ilmu, baik itu ilmu bisnis, ilmu agama, karna dengan sebuah ilmu pengetahuan maka kamu akan mengatahui makna sesungguhnya hidup di dunai ini.

Apa makna hidup di dunia ini? Dengan sebuah ilmu yang dapat menjawabnya.
 
Semoga motivasi dan inspirasi yang saya tulis bisa merubah kamu mulai dari sekarang, kamu tidak perlu menjadi sempurna untuk melakukannya, lakukanlah segera, karna jika kamu menunggu sempurna maka kamu tidak melakukan apa-apa. Sampai jumpa lagi, bye

Baca juga : 

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "Hal yang paling berbahaya bukanlah kita bercita-cita tinggi dan gagal, tetapi bercita-cita kecil dan berhasil"

Berlangganan via Email