Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara menggunakan pemutih pakaian dan memanfaatkan sisa air hasil rendaman sebagai disenfektan pada kamar mandi dan bak sampah

Cara menggunakan pemutih pakaian dan memanfaatkan sisa air hasil rendaman sebagai disenfektan pada kamar mandi dan bak sampah - Pemutih adalah salah satu bahan pencuci pakaian yang berfungsi menghilangkan noda yang membandel pada pakaian yang tidak bisa hilang dengan menggunakan pembersih biasa.

Kenapa dikatakan pemutih? Sebab pembersih ini hanya digunakan pada pakaian putih dan tidak di anjurkan pada pakaian yang berwarna apalagi apalagi pakaian yang disablon.


Cara menggunakan pemutih pakaian dan memanfaatkan sisa air hasil rendaman sebagai disenfektan pada kamar mandi dan bak sampah
Cara menggunakan pemutih pakaian dan memanfaatkan sisa air hasil rendaman sebagai disenfektan pada kamar mandi dan bak sampah

Hari ini saya apes banget karna pada saat mencuci pakaian putih sekolah saya, saya mencampurkan pakaian putih dengan pakaian warna hasilnya baju putih saya menjadi belang – belang.

Mungkin hal ini tidak akan terjadi pada perempuan, sebab hari-harinya dihabiskan dengan mencuci, lain hlanya dengan pria yang hanya mencuci seminggu sekali, itu pun kalau lagi rajin atau diperintah ibu atau istri, hehe

Nah, Saya tidak mau kejadian ini terjadi pada anda, dalam artikel kali ini saya akan membahasas tentang Cara menggunakan pemutih pakaian dan memanfaatkan sisa air hasil rendaman sebagai disenfektat pada kamar mandi dan bak sampah, bagaimanakah cara penggunaanya ? untuk lebih jelasnya simak uraia berikut ini.
 

#cara memutihkan dan menghilangkan noda pada pakaian

Nah, sebelum anda ingin mencuci pakaian kotor anda dengan pemutih sebaiknya anda harus tahu dulu cara penggunaanya,langkah-langkahnya sebagai berikut:
 
#pilah-pilah terlebih dahulu pakaian anda, pilih pakaian yang berwarna putih
 
#untuk memutihkan pakaia atau menghilangkan bau apek pakaian, laurutkan satu sachet pemutih 30ml, ke dalam 2 liter air,
 
#untuk menghilangkan noda larukan 1 sachet pemutih kedalam satu air, rendam pakaian selama 15 menit. Untuk noda yang benar-benar gunakan air hangit
 
#setelah noda pakaian hilang atau bau apek hilang selanjutnya bilas dengan air bersih
 

#hal –hal yang harus dihindari selama menggunakan pemutih pakaian

Setelah kamu sudah tahu cara menggunakan pemutih pakaian, kamu harus tahu juga hal-hal yang harus dihindari selama menggunakan pemutih pakaian, apa saja itu, untuk lebih jelasnya simak uraian berikut:
 
#jangan menuangkan secara langsung pada pakaian, larutkan pemutih ke air terlebih dahulu
 
#gunakan air PAM atau air yang memiliki kualitas baik, tidak dianjukan menggunakan air yang berkadar besi tinggi
 
#jangan digunakan untuk pakaian yang berbahan sutra, wool , spandex dan kulit
 
#jangan gunakan pakaian yang berwarna yang mudah luntur
 
#hindari dari bahan yang mengandung logam karena dapat menimbulkan karat
 
#jangan dicampur dengan bahan pembersih lainya karna dapat  menimbulkan gas yang berbau tajam dan berbahaya
 

#bila selesai mencuci pakaian bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun
 
#bila terkena mata cuci dengan air bersih lalu panggil dokter untuk memeriksanya
 
#bila tertelan minumlah air sebanyak-banyaknya dan segera hubungi dokter
 
#jauhkan dari jangkuan anak –anak dan hindari paparan sinar matahari langsung
 

#Cara memanfaatkan sisa air hasil rendaman sebagai disenfektan pada kamar mandi dan bak sampah

Salah satu penyumbang limbah terbesar di dunia ini adalah produk rumah tangga, banyangkan saja berapa manusia yang tidak tahu cara memanfaatkan limbah dari hasil rumah tangga.

Tidak perlu jauh-jauh berbicara sampah, kita bisa awali dengan mencuci pakaian, bayangkan saja setelah selesai mencuci pakaian, rata-rata ibu rumah tangga mebuang air limbah sembarang dan ada juga hanya di diamkan saja, jika mau mencuci ulang baru dibuang.

Banyak dampak yang ditimbulkan dari pembuangan limbah hasil pencucian sembarnagan, jika terkena tanah dapat merusak sruktur tanah dan membunuh hewan mikroorganisme, jika terkena pada sungai dapat menyebakan pertumbuhan eceng gandong dan tanaman yang merambat di atas permukaan air tumbuh subur hal ini dapat menyebakan sinar matahiri tidak dapat mencapai dasar air, sehingga ekosistem air terganggu. Dan masih banyak lagi masalah yang dapat di timbulakan.

Ada langkah alternative untuk mengatasi hal ini yaitu dengan cara menjadikan sisa pencucian sebagai desinfektat,
 
Apa itu desinfektan? Desinfektan didefinisikan sebagai bahan kimia atau pengaruh fisika yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran jasad renik seperti bakteri dan virus, juga untuk membunuh atau menurunkan jumlah mikroorganisme atau kuman penyakit lainnya. 
Cara penggunaan desinfektan dari air bekas cucian sebagi berikut:
 
#sipakan tempat yang akan dibersihkan biasanya terapat di kamar mandi, wc, lantai kramik dll
 
#ambil bekas cucian pemutih
 
#pel pada lantai dengan menggunakan air dari pemutih tersebut atau lansung di siram saja
 
#Kelabihan menggunakan desinfektan dari hasil bekas cucian
 
#kamar mandi lebih bersih dan terhindar dari kuman dan jamur
 
#jika pada tong sampah dapat menghilangkan bau yang tidak sedap
 
#ramah lingkungan
 
#ekomomis
 
#sebagai cara menerapkan prisip 3R (reuse, reduce, dan recycle)
 
Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan Cara menggunakan pemutih pakaian dan memanfaatkan sisa air hasil rendaman sebagai disenfektan pada kamar mandi dan bak sampah.

Sekarang kamu tidak perlu risau lagi jika ingin mencuci pakaian dan kamu juga tidak perlu repot –repot lagi membeli bahan desinfektan jika habis, kamu bisa menggunakan air bekas cucian pemutih.

Semoga artikel yang singakat ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan baru untuk kamu, sampai jumpa lagi,bye.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "Cara menggunakan pemutih pakaian dan memanfaatkan sisa air hasil rendaman sebagai disenfektan pada kamar mandi dan bak sampah"

Berlangganan via Email