Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan cara membangun pondasi rumah di dataran rendah dengan dataran tinggi

Perbedaan cara membangun pondasi rumah di dataran rendah dengan dataran tinggi - Pondasi merupakan dasar dari segala hal, termasuk dalam membangun sebuah rumah, pondasi dalam membuat haruslah kuat dan kokoh hal ini bertujuan agar rumah tidak mudah roboh ketika goncangan atau hentakan yang kuat.

Dalam membuat pondasi di setiap daerah di indonesai berbeda-beda tergantung adat rumah masing-masing daerah, namun jika lihat di jaman moderen sekarang, rumah hanya memiliki 2 bentuk bahan dasar pembuatan rumah, yaitu :
  • Rumah terbuat dari kayu
  • Dan rumah terbuat dari beton
Untuk masa sekarang rumah dengan berbahan kayu sudah jarang di termukan karna harga kayu yang semakin melonjak tajam akibat dari sudah mulai habisnya hutan di Indonesia. 

Walaupun demikian penggunaan rumah kayu masih tetap dipertahanankan untuk daerah kecil atau daerah yang rawan gempa.

Nah, dari kedua perbedaan rumah tersebut bahwa untuk jenis rumah kayu pondasi rumah untuk dataran rendah (lumpur) dengan  dataran tinggi (tanah kuning) hampir sama.

Tapi bedahalnya dengan rumah berbahan beton, pondasi yang digunakan untuk pembangunan rumah sungguh jauh sangat berbeda.


Nah, dalam artikel kali ini saya ingin mengupas tentang Perbedaan cara membangun pondasi rumah di dataran rendah dengan dataran tinggi, apa saja itu? Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini.
 

#cara membuat pondasi rumah untuk dataran tinggi dengan bahan beton

Dataran tinggi adalah  dataran yang terletak pada ketinggian di atas 700 meter.

Untuk kawasan dataran tinggi biasanya memiliki jenis tanah kuning atau bebatuan.

Perbedaan cara membangun pondasi rumah di dataran rendah dengan dataran tinggi
Perbedaan cara membangun pondasi rumah di dataran rendah dengan dataran tinggi

Dalam pembuatan pondasi rumah untuk dataran tinggi dengan cara meratakan tanah langsung dan langsung menancapkan kawat besi yang digali sebelumnya dan langsung di cor.

# cara membuat pondasi rumah untuk dataran rendah dengan bahan beton

Dataran rendah adalah Dataran rendah adalah hamparan luas tanah dengan tingkat ketinggian yang di ukur dari permukaan laut adalah relatif rendah sampai dengan 200 m, dataran yang dimaksudkan disini datran yang lebih masuk ke air payau bukan masuk di area pantai.

Untuk jenis tanah di kawasan dataran rendah seperti tanah lumpur yang lembek atau jika kita pergi ke ujung dataran rendah maka akan menemui pantai

Artikel terkait lainnya : Tips mencegah kebakaran di rumah sedini mungkin

Dalam pembuatan pondasi rumah untuk dataran rendah harulah menggunakan cerucuk (kayu panjang) yang di tanam kedalam permukaan bumi, selanjutnya di ratakan dengan mesin pada ujungnya, baru bisa di kasih kawat dan di cor seperti dalam pembuatan rumah dikawasan dataran tinggi

Di tempat saya tinggal yaitu kawasan kuala tungkal jenis tanah di daerah saya termasuk tanah berlumpur, sehingga dalam pembuatan pondasi rumah harus menggunakan metode cerucuk, hal ini juga berlaku juga untuh daerah rawa.

#perbedaan harga pembuatan pondasi rumah di daerah dataran rendah dengan dataran tinggi

Nah, sekaran kamu sudah tahu bukan perbedaan dari cara membuat pondasi secara umum untuk dataran rendah dan tinggi.

Mungkin jika kamu ingin membuat rumah di kawasan dataran rendah kamu harus siap mengeluarkan kocek uang yang lebih besar

Perbedaan biaya dalam pembuatan pondasi rumah untuk kawasan rendah dengan dataran tinggin setara 2 : 1

Atau bisa dikatakan juga satu buah kamu membangun rumah di dataran rendah sama dengan 2 rumah kamu bangun di dataran tinggin
Kenapa hal ini bisa terjadi ?

Karna pondasi di daerah dataran rendah harus memilkik pondasi yang kuat dengan cara menancapkan cerucuk ke dasar tanah dengan biaya pengeluran sebagai berikut.

Nama barang / job
satuan
harga
cerucup
1 buah
Rp. 16.000,00
Upah pemasangan cerucup
1 buah
RP. 8.000
pemotongan
1 buah
Rp.500 - 1000

Dalam pembuatan satu pondasi rumah tentu akan memerlukan ratusan cerucup tergantung besar dan lebar dari rumah tersebut

Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan tentang Perbedaan cara membangun pondasi rumah di dataran rendah dengan dataran tinggi

Semoga informasi yang singkat ini dapat dijadikan rujukan buat agan sekalian jika ingin membuat rumah di dataran rendah seperti di daerah saya, apa kamu siap? Sampai jumpa lagi pada artikel lainnya,bye.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "Perbedaan cara membangun pondasi rumah di dataran rendah dengan dataran tinggi"

Berlangganan via Email