Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 jenis bahan lantai rumah kelebihan dan kekurangannya (kayu, keramik, granit, marmer, tegal dan teraso)

6 jenis bahan lantai rumah kelebihan dan kekurangannya (kayu, keramik, granit, marmer, tegal dan teraso) - Salah satu bagian penting dalam pembangunan rumah adalah lantai rumah, lantai rumah sangat berkaitan erat dengan media sebagai pentup permukaan tanah dengan bahan lain yang berada di atas pondasi rumah.

Jika kita amati banyak sekali bahan-bahan bangunan yang dapat digunakan sebagai bahan dasar lantai rumah, namun pada intinya bahan yang paling baik itu adalah bahan yang mampu membuat kesan rumah seperti menyatu dan nyaman di gunakan baik untuk di jalani atau sekedar untuk duduk, karna pada dasarnya lantai rumah berfungsi sebagai pijakan rumah yang akan selalu di lewati. 


6 jenis bahan lantai rumah kelebihan dan kekurangannya (kayu, keramik, granit, marmer, tegal dan teraso)
6 jenis bahan lantai rumah kelebihan dan kekurangannya (kayu, keramik, granit, marmer, tegal dan teraso)

Bagi anda yang menyukai desain interior rumah dengan gaya-gaya fantastis seperti pada umumnya setiap ruang-ruangan pada rumah memiliki ciri khas lantai yang unik, misalkan lantai rumah untuk bagian ruang tamu akan berbeda dengan lantai rumah pada ruagan dapur atau tempat mandi. Semua itu pasti memiliki bahan-bahan tersendiri ketika ingin menggunakannya.

Nah, dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang 6 jenis bahan lantai rumah kelebihan dan kekurangannya (kayu, keramik, granit, marmer, tegal dan teraso),apa saja itu? Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini.
 

#6 Jenis bahan lantai rumah

Jika kamu amati, jenis lantai apakah rumahmu? Setiap bahan yang dipilih tentu memiliki alasan tersendiri dalam penentuan jenis-jenis bahan tersebut.


Artikel terkait lainnya : Perencanaan warna ruang kantor untuk efisiensi kerja (semangat, konsentrasi dan tenang)

Nah, jika kamu masih bingung menentukan jenis bahan lantai rumah anda, dalam artikel kali ini kita akan mengupas sedikit tentang 6 bahan lantai yang dilihat dari segi kelebihan dan kekurangannya. Untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini
 

#1. Bahan lantai kayu alam 
Bahan pembuatan lantai yang cukup pamiliar di indonesia masih menggunakan kayu alam sebagai media bahan lantai rumah.
 

Kelebihan lantai rumah berbahan kayu
  1. Lebih terkesan alami dan natural
  2. Lebih terkesan hangat apalagi digunakan untuk ruang keluarga atau kamar tidur
  3. Lebih murah
  4. Lebih mudah dalam pemasangannya (biaya murah)
Kekurangan lantai rumah berbahan kayu
  1. Tidak tahan lama apabila jenis kayu kualitas rendah
  2. Mudah dimakan rayap, untuk itu biasanya harus diberi anti rayap terlebih dahulu
  3. Sulit perawatannya
  4. Mudah berdebu
  5. Kadang-kadang jika kualitas kayu sangat rendah harus menggunakan lapisan karpet sebagai penutup kayu
  6. Bahan sudah cukup langka, apalagi jenis kayu jati, sehingga untuk saat ini bagi kualitas kayu nomor 1 harga yang dipatok cukup mahal.

#2. Bahan lantai keramik
Pada urutan kedua jenis lantai yang sering digunakan oleh masyarakat indonesia adalah lantai rumah berbahan kermaik.


Hal ini dikarenakan bahan keramik tetap tampil elegan dan tetap murah dan juga tekstur suhu temperature keramik yang adem dan dingin sangat cocok untuk iklim di indonesia.

Kelebihan lantai rumah berbahan keramik

  1. Bahan mudah ditemukan hampir di seluruh daerah
  2. Bentuk keramik dan coraknya sangat bervariasi sehingga mudah dalam pemilihan warna dan ukuran keramik yang kita sukai
  3. Sangat murah (harga terjangkau)
  4. Perawatannya cukup mudah
  5. Tidak mudah kotor dan mudah untuk dibersihkan
  6. Tidak mudah tergores
  7. Tidak mudah menyerap jenis cairan apabila ada suautu cairan yang tumpah pada media keramik
  8. Pemasangannya cukup mudah
  9. Tidak mudah berlumut
Kekurangan lantai rumah berbahan keramik
  1. Sangat licin apabila terkena air sehingga penggunanya mudah jatuh
  2. Apabila tekena benturan yang kuat keramik masih mampu pecah
  3. Pada suhu tertentu, bahan lantai kermaik bisa membuat temperature ruangan menjadi dingin
Tips memilih keramik sesuai fungsi dan kegunannya
Salah satu kelemahan keramik adalah keramik sangat licin  ketika tekena benda cair seperti air, oleh karena itu untuk jenis ruangan seperti kamar mandi dan WC apabila anda menggunakan media bahan keramik sebaiknya menggunakan jenis keramik yang mampu menyerap air dan sedikit agak kasar agar pengguna tidak mudah tergelincir atau terpeleset. Sebaliknya bagi ruangan tamu atau tempat yang memang jarang terkena tumpahan zenit zat cair anda bisa memilih media lantai keramik yang berbentuk halus dan licin.

#3. Bahan lantai granit 
Mungkin di anda jarang mendengar tentang bahan lantai granit bukan? Pemakain lantai granit memang tidak sebanyak bahan keramik karna harganya cukup mahal dan bahan bakunyapun sulit untuk ditemukan pada masa sekarang.

Kelebihan lantai rumah berbahan granit
  1. Motif dan corak sangat beragam
  2. Tidak mudah pecah
  3. Mampu menahan beban yang berat, berbeda dengan keramik yang hanya mampu menahan beban dalam kapasitas tertentu saja
  4. Tahan terhadap api
  5. Ukuran dari jenis granit dapat disesuiakan dengan keingianan anda
  6. Sangan indah jika di padukan dengan interior rumah pada area tamu dan area keluarga
Kekurangan lantai rumah berbahan granit
  1. Harganya cukup mahal
  2. Bahan baku sudah sulit ditemukan karna persediakan di alam sudah menipis
  3. Mudah meresap apabila terkena jenis cairan kopi, teh, dan lain-lain, apabila sudah meresap sulit sekali untuk dibersihkan
  4. Mudah berlumut jika terkena paparan sinar matahi secara terus-menerus

#4. Bahan lantai marmer
Maremar adalah jenis bahan lantai yang terbuat dari batu marmer yang masih berbentuk bongkahan batu marmer besar, salanjutnya di proses terlebih dahulu sebelum dapat digunakan sebagai bahan baku lantai rumah.

Bahan lantai mermer tidak jauh berbeda dengan bahan lantai granit, namun marmer memiliki ciri khas tersendiri yang cukup bagus untuk digunakan sebagai media bahan lantai rumah anda.
 
Kelebihan lantai rumah berbahan marmer
  1. Sangat cocok untuk iklim di indonesia karna sifat marmer dapat meredam panas
  2. Tahan terhadap panas/api
  3. Tidak mudah pecah, mampu menahan beban yang berat sekalipun
  4. Memiliki motof yang indah sesuai dengan serat alam
  5. Bentuk dan ukuran marmer dapat disuaikan dengan keinginan pembeli
Kekurangan lantai rumah berbahan mermer
  1. Haraganya cukup mahalApabila terkena suatu zat cari seperti kopi, teh dan lain-lain,  maka sifat zat cair itu akan mudah meresap pada media marmer sehingga apabila tidak cepat untuk dibersihkan maka akan sulit ketika kering
  2. Mermer mudah berlumut ketika paparan sinar matahari mengenai langsung media marmer apabila terjadi secara terus menerus

#5. Bahan lantai tegal
Lantai tegal adalah salah satu bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen dan pasir yang digunakan sebagi media lantai


Artikel terkait lainnya : Cara mengecat dinding rumah sendiri tanpa jasa bangunan dengan mudah dan memperhatikan K3LH

Kelebihan lantai rumah berbahan tegal
  1. Murah dan ekonomis
  2. Sesuai dengan iklim di indonesia yaitu iklim tropis karna bahan lantai tegal akan membuat ruangan menjadi lebih sejuk
  3. Mudah perawatannya
  4. Cukup mudah pemasangannya
Kelemahan lantai rumah berbahan tegal
  1. Tidak sebaik dengan bahan lantai kramik sehingga terkesan tanggung (beda tipis)
  2. Apabila media lantai tegal terkena jenis bahan cair yang bersifat asam – cuka maka lantai tegal sulit untuk dibersihkan

#6. Bahan lantai teraso
Sama halnya dengan tegal teraso juga terbuat dari campuran semen dan pasir namun yang membedakannya hanya pada area atas teraso diberikan sedikit media yang keras yang terbuat dari pecahan – pecahan kulit kerang dan marmar sehingga terkesan mewah dan elegan.

Kelebihan lantai rumah berbahan teraso
  1. Murah dan ekonomis tetapi tetap elegan
  2. Mudah pemasangannya
Kekurangan lantai rumah berbahan teraso
  1. Apabila sering terkena dengan zat cair secara terus menerus menyebabkan lantai rumah berbahan teraso akan mudah sekali berlumut

Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan 6 jenis bahan lantai rumah kelebihan dan kekurangannya (kayu, keramik, granit, marmer, tegal dan teraso)

Sekarang kamu tidak bingung lagi bukan dalam memilih jenis bahan lantai rumah yang bagus untuk rumah idaman anda.

Pada intinya perpaduan dan dan kebenaran penepatan fungsi dari masing-masing bahan itulah yang membuat semuanya terlihat lebih menawan.

Semoga artikel yang singkat ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda, sampai jumpa lagi pada artikel interior lainnya, bye.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

1 komentar untuk "6 jenis bahan lantai rumah kelebihan dan kekurangannya (kayu, keramik, granit, marmer, tegal dan teraso)"

  1. Terima kasih informasinya sangat bermanfaat untuk menambah referensi pemilihan material lantai rumah.

    Kunjungi juga http://id.wondroushouse.net/ yang berisi informasi tentang desain rumah yang menakjubkan dari berbagai negara untuk menambah referensi ketika ingin mendesain rumah dan referensi material lantai lainnya.

    Follow juga ig kami di wondroushouse.id

    Terima kasih dan semoga bermanfaat.

    BalasHapus

Berlangganan via Email