Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tata Cara pengecetan dinding rumah (dinding rumah baru dan dinding rumah lama) dengan benar

Tata Cara pengecetan dinding rumah (dinding rumah baru dan dinding rumah lama) dengan benar - Pengecetan adalah pemberian gradasi warna pada dinding agar terlihat lebih baik, menawan, bagus, dan indah jika dipandang, jika ditinjau dari segi keindahan.

Jika dilihat dari segi fungsi pengecetan lebih didekatkan dari segi manfaatnya yaitu sebagai media untuk membuat media yang cat menjadi lebih tahan lama dan awet sehingga media yang dicat dapat tejaga keutuhannya.

Media yang paling banyak melakukan pengecetana adalah dinding-dinding ruangan, rumah dan tempat-tempat lainnya.

Teknik pengecetan pada bagian bidang tentu saja berbeda-beda tergantung dari media yang di cat dan bahan cat yang digunakan.

Nah, dalam artikel kali ini kita akan membahas sedikit tentang Tata Cara pengecetan dinding rumah (dinding rumah baru dan dinding rumah lama) dengan benar, apa saja itu? Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini.
 

#Tata Cara pengecetan dinding rumah dengan benar

Dinding adalah salah satu bagian dari rumah atau bangunan yang paling banyak berhubungan dengan gradasi-gradasi warna.

Tata Cara pengecetan dinding rumah (dinding rumah baru dan dinding rumah lama) dengan benar
Tata Cara pengecetan dinding rumah (dinding rumah baru dan dinding rumah lama) dengan benar

Untuk itu pemilihan warna yang tepat akan menentukan kualitas efek emosional dari yang merasakannya.
 
Artikel terkait lainnya : Perencanaan warna ruang kantor untuk efisiensi kerja (semangat, konsentrasi dan tenang)

Untuk melakukan pengecetan dinding disini saya bagi menjadi 2 bagian yaitu pengecetan rumah untuk media yang sudah lama dan pengecetan rumah untuk media yang masih beru.  

#Teknik pengecetan dinding baru
dalam proses pengecetan dinding baru, langkah-langkahnya sebagai berikut :
  • Sebelum pengecetan dinding dibersihkan dulu dengan cara di lap menggunakan kain besah
  • Jika dalam bentuk debu dapat juga menggunakan alat pembersih sapu
  • Jika dalam berbentuk minyak atau noda-noda minyak dapat dibersihkan dangan menggunakan diterjen
  • Setelah media yang akan dicat sudah bersih semua, langkah-langkah selanjutnya adalah melakukan plesteran
  • Tunggu lapisan plesteran menjadi kering
  • Setelah kering maka permukaan dinding pelsteran siap dicat menggunakan cat dasar yaitu cat umum digunakan pada lapisan awal adalah cat berwarna putih
  • Diamkan selam kurang lebih 2-3 jam hingga permukaan dinding yang cat menjadi kering
  • Untuk takaran cara penyajian cat tergantung dari jenis cat  yang digunakan, biasanya sudah tertera pada wadah/kemasan keleng cat dalam tutorial cara penggunaanya.
  • Setelah pengecetana warna utama sudah kering , langkah selanjutnya kamu bisa melukan pengecetan dengan menggunakan  warna lain  sesuai  dengan selera anda –perlu diperhatikan yaitu sebelum penggunaan cat kamu harus terlebih dahulu mengetahui petunjuk penggunaan kaleng cat

#Teknik pengecetan dinding lama
Sebelum ke proses pengecetan dinding lama, langkah awal yang perlu kamu perhatikan adalah mengecek apakah cat dinding utama masih bisa digunankan atau dinding lama harus bersihkan sebelum ke proses pengecetan.

Langkah yang dapat kamu tempuh adalah cek kualitas cat dinding dengan cara mengusap tangan anda, pada dinding rumah,kemungkinan yang akan terjadi 2 hal, diantaranya sebagai berikut :

Cat dinding masih siap pakai
Jika pada proses pengusapan tangan anda kedinding dan tidak ada butir – butir debu cat yang tertinggal pada tangan anda, berarti cat dinding lama masih siap digunakan kembali, langkah-langkahnya pengecetan hampir sama dengan pencetan dinding baru yang telah saya uraian di atas
 
Cat dinding tak layak pakai
Ketika tangan anda diusapkan pada dinding /tembok rumah lama dan tersisa butir-butir cat pada dinding rumah, maka hal ini berarti cat dinding rumah anda tak layak pakai lagi hl ini dinamakan proses pengkapuran cat.

Artikel terkait lainnya : 7 Tips mencari benda yang hilang karena anda lupa meletakkannya

Untuk proses pengecatan dinding rumah pada kasus seperti , langkah-langkah sebagai berikut :
  • Pertama berisihkan seluruh permukaan cat dinding rumah, dengan menggunakan scrub atau sikat
  • Setelah seluruh permukaan dinding telah dibersihkan cari cat lama langkah selanjutnya membersihkan permukaan dinding rumah sebagaimana pengecetan pada dinding baru
  • Untuk proses selanjutnya hampir sama seperti pada proses pengecetan pada dinding baru rumah

#Kesalahan yang tidak perlu anda lakuan dalam proses pengecatan dinding

Dalam beberapa kasus pengecetana rumah, sering terjadi kesalahan-kesalahan sehingga hasil yang di cat tidan baik atau kurang rapi,apa saja kesalahan-kesalahan itu? Untuk lebih jelas tentang masalah ini simak ulasan berikut ini.
 
#1. Menggunakan plamur pada bidang yang luas
Efek dari menggunakan plamor pada dinding hingga hampir keseluruhan akan berdampak pada warna cat akan mudah mengelupas dan akan terlihat retak dimana-mana
Penggunaan yang baik itu yaitu plamor hanya digunakan pada area yang bolong atau rusak saja, atau pada area wilayah paku dinding rumah.
 
#2. Tidak sabar dalam proses pengecetan berikutnya
Ketika anda ingin melalukan pergantian proses pengecetan haruslah memiliki jeda yang pas  atau menunggu cat yang lama kering total sebelum ke proses pengecetan berikutnya.

Akibat dari hal ini warna cat akan terlihat agak tidak seimbang dengan dengan dinding lannya ada yang terlihat mencolok ada yang terlihat buram bahkan belang-beling . Efek lainnya warna cat juga akan terlihat sedikit retak dimana-mana ketika sudah kering.
 
#3. Plasteran belum kering
Sama halnya dengan proses diatas , ketika bahan plasteran belum kering namun anda sudah melalukan proses pengecetan, maka efek dari yang ditimbulkan yaitu warna cat rumah anda akan terdorong ke luar sehingga cat akan terlihat menggelembung dan pecah-pecah
 
#4. Pengecetan tidak satu arah
Dalam teori mewarnai gambar tentu harus memusaatkan lekukan warna hanya dalam satu arah, jika awalnya anda hanya memusatkan pengecetan pada arah vertikal, maka sampai akhir pengecetana harus tetap mengikuti garis vertikal.

Hal ini karna gerakan yang sama pada proses pengecatan akan menghasilkan garis pengetan yang tak akan nampak, dan juga menimbulkan kesan yang rapi jika diperhatikan secara detail
 
#5. Pengecetan dinding rumah harus diakhirkan
Masalah ini sering dianggap keliru bagi masyarakat karna proses pengecatan bukan dilihat dari segi penerapannya saja, namun harus mempu mengetahui bagian yang mana harus di cat lebih awal dan yang mana yang harus diakhirkan.


Contoh yaitu sebelum anda mengecet plafon rumah (langit-langit rumah) anda tidak boleh terlebih dahulu melakukan pengecetan dinding rumah, hal ini dikarenakan apabila suatu saat anda akan melukukan proses pengecetan plafon rumah (langit-langit rumah) tentu saja dinding rumah akan terlihat kotor padahal dinding rumah baru saja di cat.

Jadi intinya anda harus menyesuaikan bagianmana yang harus diawalkan dalam proses pengecatan rumah.

Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan tentang Tata Cara pengecetan dinding rumah (dinding rumah baru dan dinding rumah lama) dengan benar.

Dinding rumah adalah bagian sekat-sekat rumah yang akan terlihat menawan jika dipadukan dengan gradasi warna dinding yang indah serta tertata rapi.

Hal ini karena dinding rumahlah areh terbesar untuk berekspresi dengan warna – warna cat rumah yang anda sukai

Semoga artikel yang singkat ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda, sampai jumpa lagi pada artikel interior rumah lainnya, bye.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "Tata Cara pengecetan dinding rumah (dinding rumah baru dan dinding rumah lama) dengan benar"

Berlangganan via Email