Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian dan ciri-ciri profesionalisme dalam bekerja

Pengertian dan ciri-ciri profesionalisme dalam bekerjaDalam bekerja kita dituntut melakukan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan jujur, sehingga menghasilkan jiwa yang profesional.

Kita tidak asing lagi mendegar kata profesional bukan? Dalam dunia kerja kita selalu ditekankan dengan selalu meningkatkan kualitas diri.

Bekarja dalam bidang apakah anda, baik itu dibidang pemerintah atau swasata, tetap saja yang dibutuhkan adalah sikap profesionalisme.

Pengertian dan ciri-ciri profesionalisme dalam bekerja
Pengertian dan ciri-ciri profesionalisme dalam bekerja

Apa sih pengertian dari profesionalisme itu? Profesionalisme adalah sifat –sifat (kamampuan – kemahiran – cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional.

Kata profesionalisme berasal dari kata dasar “profesi” yang bermakna berhubungan dengan profesi dan memerlukan pandaan khusus untuk menjalankanya.

Profesional tidak tekait hanya pada pekerjaan yang dikerjakan melainkan menyangkup dari aspek – aspek seperti sikap, tingkah laku, kepakaran, kualitas, keahlian yang dipegang, dan kepakaran seseorang dalam bekerja.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa “Pengertian dari profesionalisme yaitu : tingkah laku, kepakaran, atau kualitas  dari seseorang yang profesional dalam bekerja”

Seseorang yang memiliki sikap profesional tentu akan memiliki kharisma dan daya Tarik tersendiri serta lebih mudah untuk sukses dalam bekarja, karna selalu mengejar kualitas bekerja bukan pencitraan yang banyak marak terjadi di era sekarang.

Berapa banyak orang yang bekerja hanya mengandalkan pencitraan saja namun tidak mengandalkan kualitas diri yang mau bekerja keras, jika ia tidak mampu mempertahankan ke-eksisannya tentu saja, lambat laut akan pudar juga dan lenyap sendiri.

Namun berbeda seseorang yang mengandalkan kualitas ketimbang kuantitas yang dibangun secara perlahan, walaupun lambat tetapi akan bertahan lebih lama karna kualitasnya yang diakui.

Walaupun demikian kualitas diri tidak dibangun begitu saja. Untuk menjadi jiwa profesional dalama bekerja tentu melalui tahapan latihan dan kebiasaan diri untuk selalu meningkatkan mutu dan kualitas yang disuguhkan.

Tidak ada usaha yang membohongi hasil. Usaha dan dedikasi  yang telah dikerjakan tentu akan kita petik hasilnya.

Begitu pentingnya selalu menghasilkan inovasi dan kreativitas ditunjang sikap profesional akan menghasilkan jiwa – jiwa pekerja yang handal di masa yang akan datang.

Pertanyaan sekarang apakah anda sudah profesional dalam bekarja? Apakah anda sudah jujur dengan diri anda sendiri dalam bekarja? Untuk menjawab hal ini anda haru tahu terlebih dahulu bagaimana ciri – ciri seseorang yang bekerja secara profesionalisme. Apa saja itu? Untuk lebih jelasnya, YUK! Kita simak ulasan berikut ini.

#Ciri-ciri seseorang bekerja secara profesionalisme

Jiwa – jiwa para pekerja yang memiliki krakter profesionalisme sesantiasa mendorong dirinya untuk mewujudkan kerja – kerja yang profesionalisme. Bekerja tampa sikap profesional dapat diibarkan seperti menumpuh ratusan kolometer tapi tidak menggunakan kendaraan, pekerjaan yang dilakukan atau profesi yang digeluti akan berjalan secara lambat sehingga kemajuan dan potensi – potensi pada diri sulit untuk berkembang dengan cepat.

Artikel terkait lainnya : Cara mengolah buah sirsak mangkal menjadi kolak pandan

Profesionalisme ditandai dengan kualitas rasa percaya diri yang tinggi namun tidak sombong (tetap rendah hati) karna rasa percaya diri juga termasuk sebuah sugesti untuk selalu berusaha meningkat mutu kerja dalam diri seseorang. 

Kualitas porfesionalisme di dukung oleh ciri – ciri pada sikap dan krakter individu tersebut,  ciri-cirinya sebagai berkut :

1. keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati piawai ideal
“Piawai” dapat diartikan sebagai suatu perangkat perilaku yang dipandang paling sempurna dan dijadikan sebagai rujukan. Seorang pimpinan dalam perusahan tentu harus memiliki sikap pemimpinan yang baik agar menjadi contoh teladan kepada bawahannya.

Begitu juga sebagai pegawai harus mampu mengidentifikasi  dirinya kepada orang yang dipandang memiliki piawai tersebut.

Seseorang yang profesionalisme dalam bekerja tentu memiliki krakter yang baik untuk memberikan contoh yang baik kepada bawahannya atau rekan kerjanya. Dengan demikian pekerja profesional selalu menampilkan yang terbaik di setiap pekerjaanya karna ia tahu bahwa ia harus menjadi rujukan bagi yang lain agar bisa terus menampilkan kualitas diri yang terbaik.

2. Meningkatkan dan memelihara citra profesi
Selalu memelihara diri dan citra profesi akan memberikan kesan bahwa anda benar – benar memiliki dedikasi tinggi kepada apa yang anda kerjakan, tentu saja ini akan membuat anda terlihat profesional di mata consumen, rekan bisnis, dan rekan kerja.

Meningkatkan citra profesi dalam diri sendiri di wujudkan dengan tindakan dan perilku dalam bekerja dan aktivitas sehari hari, misalkan berbicara dengan Bahasa yang santun dan ramah, memiliki sikap dan kepribadian yang ramah, penampilan dan gaya Bahasa yang tubuh yang sopan dan profesioanal dan stylis dan masih banyak yang lainnya.

Intinya seseorang yang profesional dalam bekerja tentu akan menjaga citra dirinya dengan memperhatikan hal – hal kecil yang berkaitan dengan pekerjaan.

3. Senantiasa mengembangkan kualitas dan pengetahuan serta keterampilan diri
Profesionalisme selalu berpikiran positif dan menatap dengan penuh harapan dan optimisme serta dengan penuh percaya diri. Senantiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang dapat meningkatkan kualitas dirinya, selalu introveksi diri dari setiap kesalahan – kesalahan yang dilakukan dan berusaha untuk menghindari kesalahan  yang telah dibuatnya dimasa sebelumnya.

4. Mengejar kualitas dan cita – cita dalam profesi
Diakhir tujuan yang dilakukukan akan menghasilkan kepuasan tersendiri dengan tercapainya tujuan dan cita – cita yang dilakukan, karna telah menampilkan yang terbaik dengan sebuah kualitas diri bukan kuantitas belaka.

Dengan selalu mengedepankan cita-cita dan tujuan yang telah anda buah sebelumnya, pasti dan tentu anda akan selalu berusaha yang terbaik untuk memberikan yang terbaik dan pada akhirnya akan berdampak kesuksesan karir dan bisnis anda.

Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan Pengertian dan ciri-ciri profesionalisme dalam bekerja. Sikap profesionalisme ini menyangkup dari berbagai aspek yaitu meliputi kemampuan mendegarkan, berbicara, membaca serta menulis. Kemampuan ini tidak akan bisa saling singkron dan mahir tampa banyaklah latihan dan praktek langsung.

Seperti contoh pada aspek mendengarkan anda harus mempu memahami segala bentuk perintah dalam bekerja. Contoh lain dalam aspek berbicara seperti kemampuan bernegosiasi atua memberikan pelayanan prima kepada palangan dan rekan kerja. Aspek membaca contohnya seperti kamampuan menyimpulkan data dan mengambil kesimpulan dari berbagai proyek – proyek pekerjaan, serta aspek menulis, yaitu kemampuan anda dalam meringkas konteks dalam bekerja.

Kamampuan – kemapuan ke-4 aspek diatas semakin terasah ketika dilakukan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, jujur, yang dapat di singkat dengan sikap profesionalisme dalam bekerja.

Semoga artikel yang singkat ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi anda dalam bekerja dengan mengedapankan kualitas bukan hanya sekedar kuantitas, profesionalisme diri sangat dibutuhkan diera sekarang dimana persaingan dalam dunia kerja sangatlah tinggi. Hal ini karna pertumbuhan para pelamar kerja dengan lapangan kerja tidak balance lagi, sehingga yang beruntung dan berkualitaslah yang mampu menduduki peringkat pertama. “Tidak ada usaha yang membohongi hasil.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "Pengertian dan ciri-ciri profesionalisme dalam bekerja"

Berlangganan via Email