Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Tips bertransaksi yang aman saat membeli produk secara langsung (offline) tetapi melalui internet

8 Tips bertransaksi yang aman saat membeli produk secara langsung (offline) tetapi melalui internet - Pada abad ini transaksi jula beli sudah dapat dilakukan dengan 2 cara melului online dan cara lama yaitu offline. Kedua cara ini masih tetap di minati masyrakat.

Pengertian dasar transaksi online adalah membeli suatu produk melalui jasa online dari suatu situs jual beli dengan hanya melihar sfesifikasi barang dan gambar, jika sudah menyepakai barang yang akan dibeli , maka kita akan diperintahkan membayar terlebih dahulu uang pembayaran selanjutnya barang akan dikirim melalui jasa pengirimin bisa lewat kantor pos, kiwi, dan lain-lain


Sedangkan transaksi offline adalah kebalikan dari jual beli produk secara online maksudnya yaitu membeli suatu barang melalui dunia nyata dan dapat melihat langsung barang yang akan dibeli, dengan membeli offline tentu kemungkinan penipuan cukup minim sekali.


Tadi siang si sekolah saya ada sedikit berbincang-bincang dengan teman saya mengenai masalah bertransaksi jual beli di facebook karna lagi heboh di daerah saya.

8 Tips bertransaksi yang aman saat membeli produk secara langsung (offline) tetapi melalui internet
8 Tips bertransaksi yang aman saat membeli produk secara langsung (offline) tetapi melalui internet

Ceritanya bukan membahas tentang produk yang akan di beli akan tetapi masalah penipuan terselubung.

Apa maksud dari terselubung? Maksudnya yaitu adalah penipuan transaksi secara offline dengan menjelaskan prosduk yang ia tawarkan dengan sebaik-baiknya akan tetapi setelah beberapa pemakaian dengan waktu yang singkat barang yang akan di pakai rusak mendadak tidak tahu sebab dan musibabnya.
Hal inilah yang di sebut dengan penipuan yang terselubung. Produk itu hanya bagus dalam beerapa hari tetapi sengaja ditutupi oleh penjual


Dari cerita di atas saya membagi lagi transaksi mejadi 3 bagian yang terakhir yaitu bertransaksi gabungan secara online dan offline (campuran)


Bagaimana cara kerja transaksi online-offline ini? Transaksi baru ini saya temukan di komunitas facebook di daerah saya nama foromnya adalah : Forum Jual Beli Kuala Tungkal


Di forum tersebut menjual berbagai merek smarphone, motor, pakaian, make up, dan barang-barang elektronik lainya  dari seken hingga yang masih berkotak


Cara kerja transaksi online – offline ini di awali dengan bertransakis melalu jaringan seosial media melihat keadaan produk melalu internet, jika barang dirasa cocok maka penjual dan pembeli akan menyepakati kesepakatan bersama yaitu mengajak janjian di sutu tempat dan terjadilah transaksi yang ada.



Artikel terkait lainnya : Cara memperbaiki lampu serongkeng dan knalpot motor yang bocor dengan lem Gulka Versi 2

Transaksi ini agak mirip dengan transaksi offline hanya saja masih ada pengaruh dari transaksi online.

Nah, kita lanjutkan cerita teman ane tadi ya gan, katanya ia habis kena tipu, ia baru saja membeli sebuah produk smarphone dengan harga yang murah, setelah di cek ternyata smarphone nya ada air di bagian dalam layar smarpone entah bagaimana ceritanya pada saat transaksi berlangsung si pembeli ini tidak mengetahui kerusakan-kerusakan produk yang dibelinya.


Ada juga kisah lain yang cukup memilikan hal ini terjadi sekitar 1 tahuan yang lalu dimana kejadian ini juga di akibatkan transaksi online-offline ini.


Kisahnya yang saya dengar ada seorang pemuda yang ingin membeli motor seken, setelah dikunjungi tempat yang di sepakati eh, akahirnya ia malah isdet. Yang jelas ini adalah salah satu kasus penipuan yang marak terjadi.


Nah, dari kejadian tersebut saya ingin menulis tentang 8 Tips bertransaksi yang aman saat membeli produk secara langsung (offline) tetapi melalui internet, semoga apa yang saya tulis ini dapat di jadikan rujukan ketika anda ingin bertransaksi, apa saja itu, untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini.
 

#8  Tips bertransaksi yang aman saat membeli produk secara langsung (offline) tetapi melalui internet

Tampa kita sadari kegiatan jula beli produk saja bisa  menjadi sarang kejahatan, untuk menghindari hal ini tentu sebagai konsumen kita harus slektif dan tetap siaga dengan kejadian yang ada jangan sampai anda menjadi korban berikutnya.

Nah, untuk itu ada factor-faktor dan syarat-syarat yang harus anda lakukan ketika ingin bertransaksi offline – online (campuran) yaitu.
 

#1. Memilih tempat yang ramai untuk bertransaksi

Hal yang pertama yang harus kamu perhatikan adalah tempat terjadinya transaksi barang, hal ini harus kamu lakukan di tempat yang ramai minimla di tempat padat penduduk.

Hal ini betujuan untuk menekan tindak keriminalitas sebab dapat di minimalisir dengan banyaknya orang yang berlalu lalang.


Usahakan menolak transaksi di tempat yang sunyi, seperti gang, jembatan,, pelabuhan, dan hutan atau sebagainya. Mungkin kita tidak tahu apakah niat si penjual baik atau tidak , dengan bertransaksi di tempat ramai tentu penjual yang sudah berpikir niat buruk akan berppikir 2 kali untuk bertindak kejahatan
 

#2. mengajak teman pada saat bertransaksi barang

Langakah yang kedua yang dapat kamu lakukan adalah mengajak teman atau sahabat untuk menemani proses transaksi berlangsung.

Banyak sekali manfaat yang dapat kamu rasakanjika pada saat transaksi kamu mengajak teman diantaranya



  • Memberikan rasa aman yang lebih tinggi
  • Dapat meminta pendapat apakah produk sesuai untuk di beli atau tidak
  • Tidak canggung pada saat proses transaksi berlangsung

Intinya jika kamu ingin bertransaksi barang ajaklah teman dekatmu minimal 1 – 2 orang
 

#3. Hindari transaksi di malam hari atau dini hari

Jika kamu di ajak bertransaksi barang yang akan kamu beli, dan penjula mengajak transaksi dimalam hari, usahakan untuk  menyelanya, usahakan untuk tidak bertransaksi melam hari.
 

Manfaat tidak bertransaksi dimalam hari
  • #rasa aman dan nyaman
  • #pada saat pengecekan barang dapat dilakukan dengan baik tampa harus kesumber cahaya untuk melihat produk
  • #resiko keselamatan menjadi lebih rendah, sebab kadang-kadang di jalan terjadi musibah yang melanda

#4. Jangan menyepakati akan membeli produk melalui sms/telpon/bbm sebelum melihat barang lansung

Kadang-kadang sangking percayanya sama si penjual, si konsumen sering langsung menyepakati pembelian barang tanpa melihat barang yang akan di beli.


artikel terkait lainnya : Anak kucing buang kotoran sembarangan? Lakukan 4 tips berikut

Untuk di itu jika para penjual menawarkan barang dagangnya, dengah harga murah tetapi prosuk berkulaitas, biasanya terdapat kerusakan, untuk itu jangan langsung menyepakati prosuk yang akan di beli sebelum melihat secara langsung
 

#5. Jangan menerima perkaatan penjual yang alasan barang ketinggalan dirumah sedangkan uang transaksi harus di berikan sekarang

Salah satu motif para penjual berpura-pura bahwa barang transaksi akan segera sampai, padahal barang tidak akan pernah samapai karan jasa penyedia layanannya dapat berfungsi.
 

#6. Jangan cepat-cepat tancap gas sebelum memeriksa seluruh komponen produk

Ingat pada saat transaksi berlangsung usahakan jangan pergi dulu, kamu bisa bertanya kepada penjual tentang kondisi barang yang akan dibeli sambil juga mengecek keselurahan perangkat barang,biasanya untuk ketelitian tinggi yaitu pada saat ingin membeli barang elektroni seperti smarphone dan leptop
 

#7. Hindari membeli barang dengan harga gila

Salah satu cara menarik mangsa adalah dengan cara menawarkan jasa dengan mudah dan menggiruakan, jika anda master of blogging tentu saja hal ini tidak tahu.

Jika kamu merasa harganya sangat miring dan menggiruakan lebih baik hindari dan batalkan transaki yang ada
 

#8. Kesepakatan terkahir transaksi ya/tidak

Hal yang terakhir harus kamu lakukan menentukan apakah barang ini akan kamu beli atau tidak.

Kesepakan berfungsi untuk mengetahui bahwa barang yang sudah dil atau tidak bisa di tarik lagi,kecuali ada unsure penipuan pada saat proses jual beli. Hal ini dapat  menguntungkan dimasa depan

Nah, mudah bukan 8 Tips bertransaksi yang aman saat membeli produk secara langsung (offline) tetapi melalui internet

Tips mencangkup 3 faktor yaitu pertama dari fakor  keselamatan, yang kedua factor ketelitian barang – hal yang harus dilakukan sekarang untuk menghindari kerusakan data yang tidak  valid yang tidak mau diurus  pada saat senang.

Semoga artikel yang singkat ini dapat menambah wawasan kamu dan yang lebih terpenting kamu bisa bertransaki di forum dan situs-situs jual beli yang ada di kawasan daerah kamu dan tidak takut lagi jual beli barang secara offline. Sampai jumpa lagi,bye

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "8 Tips bertransaksi yang aman saat membeli produk secara langsung (offline) tetapi melalui internet"

Berlangganan via Email