Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu kalimat tunggal dan majemuk (setara dan setingkat)

Apa itu kalimat tunggal dan majemuk (setara dan setingkat) - Dalam artikel sebelumnya kita telah mengupas bahwa suatu kalimat dapat dikatakan sebuah kalimat apabila mengandung dua unsur yaitu subjek dan predikat (S-P).

Apa itu kalimat tunggal dan majemuk (setara dan setingkat)
Apa itu kalimat tunggal dan majemuk (setara dan setingkat)

Dalam tingkatannya, kalimat dibedakan menjadi kalimat tunggal dan kalimat menjemuk. Dan pada kalimat majemuk dibagi lagi atas dua bagian yaitu kalimat majemuk setara dan kalimat mejemuk bertingkat. Agar dapat memahami mengenai kalimat tunggal dan majemuk dalam bahasa indoneisa, mari kita simak ulasan beserta contohnya agar memudahkan untuk pembaca sekalian.
 
#Kalimat Tunggal
Apa itu kalimat tunggal? Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya terdiri atas satu sabjek, satu predikat, satu objek (S – P – O). jadi dapat diartikan bahwa dalam kalimat tunggal hanya terdapat susunan kalimat yang sederhana, tidak boleh unsur subjek, predikat serta objek  yang ganda. Perhatikan contoh kalimat tunggal berikut ini.

Contoh Kalimat tunggal
Kalimat Tunggal
Susunan unsur-unsur-nya
Jugo bermain
S – P
Jenet memakai baju
S – P – O
Raditiya bersepeda ke taman
S – P – K
Koko mengejar layang-layang yang putus
S – P – O – K
Hujan turun dengan deras
S – P – K

#Kalimat Majemuk
Apa itu kalimat majemuk? Kalimat majemuk adalah kalimat yang terjadi dari dua kalimat tunggal atau lebih yang diperlukan menjadi satu. Jadi dapat di artikan bahwa  kalimat – kalimat tunggal yang telah disatukan dalam suatu kalimat utuh akan memiliki 2 bentuk subjek atau predikat ataupun objek, maka dapat diartikan sebagai kalimat mejemuk (gabungan dari kalimat tunggal). Perhatikan contoh kalimat mejemuk berikut ini.


Contoh Kalimat Mejemuk
Kalimat Asal
Susunan unsur-unsurnya
(a) Andi menjual susu
(b) Andi menjual sirup
- Andi menjual susu dan Andi menjual sirup
- Andi menjual susu dan sirup
(a) Yulis pergi ke taman
(b) Yulis diantar ibu
- Yulis pergi ketaman diantar ibu
(a) Ketika hujan reda
(b) Uham bergegas pulang
- Ketika hujan reda, uham bergegas pulang
(a) Raisya berambut ikal
(b) Raisya mencuci piring
- Anak yang berambut ikal itu mencuci piring

Secara umum kalimat mejemuk dapat di bedakan menjadi 2 (dua) macam bentuk,  yaitu :


Artikel terkait lainnya : Pengertian dan sruktur fonem beserta contoh pemakaiannya dalam bahasa indonesia

#Kalimat Majemuk Setera
Apa itu kalimat mejemuk setara? Kalimat mejemuk setara adalah kalimat mejemuk yang masing-masing penyusunannya dapat berdiri sendiri.
 
Contoh :
  • Santi membeli sayur dan santi membeli buah
  • Maka menjadi – Santi membeli sayur dan buah
Penjelasan :
  • Perhatikan bahwa kalimat di atas terdiri atas dua kalimat penyusun, yaitu (a) santi membeli sayur – (b) santi membeli buah
  • Kedua kalimat penyusun tersebut dapat berdiri sendiri aritnya mempunyai makan atau mengandung suatu pengertian dan intonasi akhir. Hal ini bahwa kalimat : santi membeli sayur dan santi membeli pensil (santi membeli sayur dan buah) hal ini merupakan salah satu contoh kalimat mejemuk setara.

Berikut beberapa contoh kalimat majemuk setara lainnya :
1. Paman membeli tas dan sepatu
2. bibi membeli mangga dan anggur
3. doni dan dona berwisata ke negara malesyia
4. Kakak membantu ibu, dan saya belajar sains
#Kalimat Mejemuk Bertingkat
Apa itu kalimat majemuk bertingkat? Kalimat majemuk bertingkat adalah : kalimat majemuk yang salah satu kalimat penyusunnya tidak dapat berdiri sendiri. Hal ini berlawanan dengan kalimat mejemuk setara. Otomatis kalimat mejemuk bertingkat tidak dapat dipisahkan.
 
Contoh :
  • Ani sedang menggoreng ayam, ketika udin pulang sekolah

Penjelasan :
  • Kalimat diatas terdiri dari 2 (dua) kalimat penyusun yaitu : (a) ani sedang menggoreng ayam – (b) ketika udin pulang sekolah
  • Jika kamu amati kalimat penyusun kedua diatas (ketika udin pulang sekolah) merupakan sebuah kalimat yang tidak berdiri sendiri dengan demikian kaliamt – ani sedang menggoreng ayam, ketika adik pulang, merupakan kalimat mejemuk bertingkat.

Berikut beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat lainnya :
1. saran pulang kehotel, ketika hari sudah menginjak subuh
2. Anak yang berambut pendek itu sedang membersihkan mobil
3. ia menggabarkan bahwa kakeknya sedang dirawat dirumah sakit
4. jika anggota PMR rajin berlatih, mereka akan semakin terampil

Nah, sekarang kamu sudah mempu membedakan dan mengaplikasikannya kalimat tunggal dan kalimat mejemuk, kesimpulannya  bahwa kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu unsur kalimat (S – P – O) , sedangkan kalimat majemuk adalah gabungan dari kalimat tunggal itu sendiri, dalam kalimat mejemuk ada yang bisa berdiri sendiri (setara) dan lawannya yaitu kalimat majemuk bertingkat diamana tidak bisa dipisahkan atau berdiri sendiri.

Semoga artikel tentang kalimat tunggal dan mejemuk ini bisa menambah pengetahuan dan ilmu anda, sampai jumpa lagi, bye.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "Apa itu kalimat tunggal dan majemuk (setara dan setingkat)"

Berlangganan via Email