Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Tips perlindungan balita ketika berada di tempat umum

9 Tips perlindungan balita ketika berada di tempat umum - Anak – anak (balita) sangat senang ketika diajak bermain di taman, atau sekedar jalan – jalan ketempat umum. Tempat – tempat umum adalah tempat yang menakjubkan untuk menjadi pengalaman hidup bagi seorang balita. Selain edukasi dirumah bersama orang tuanya, anak – anak balita juga memerlukan edukasi di luar ruangan seperti sekolah dan lingkungan sekitarnya.

Dengan mengajarkan anak – anak saling berinteraksi dengan sesamanya, berarti anda telah mengajarkan pentingnya sosialisasi pada anak secara dini. Walaupun demikian tetap seja keamanan dan keselamatan menjadi perioritas utama ketika mangajak anak untuk bermain diluar ruangan, seperti taman bermain di kota, di tempat pusat perbelanjaan atau tempat lainnya yang dapat membuat anak balita menjadi happy.

9 Tips perlindungan balita ketika berada di tempat umum
9 Tips perlindungan balita ketika berada di tempat umum

Berikut ini beberapa tips yang kami suguhkan bagi anda, untuk dapat anda terapkan ketika mengajak balita bermain di tempat umum agar tetap aman di tempat tersebut.

Gunakan tips – tips berikut untuk memastikan anda pahami satu persatu untuk melindungi balita anda, kemanapun ia pergi, untuk lebih jelasnya, YUK! Kita simak ulasan berikut ini.

#9 Tips perlindungan balita ketika berada di tempat umum

Waktu dirumah, ke-aktivan seorang anak balita tentu berbeda ketika ia bermain ditempat – tempat umum, hal ini tentu membuat anda sebagai orang tua harus lebih aktif dalam menjaga dan memperhatikan balita. Berikut ini beberapa tips yang dapat anda ketika mengajak balita pergi pergi ke tempat umum agar keamaan dan keselamatan tetap terjaga, diantaranya sebagai berikut :
 
1. Jangan pernah meninggalkan anak sendirian ditempat umum
Kejahatan terjadi ketika ada kesempatan yang memudahkan aksinya, anak balita memang bisa menjadi incaran yang empuk, untuk itu jangan pernah meninggalkan balita sendirian di tempat umum tampa ada yang menemaninya.
 
2. Jangan pernah meminta orang asing menjaga anak – anak anda, meskipun hanya sedetik
Terkadang ketika keadaan sangat mepet atau keperluan yang sangat penting, kita sering menitipkan anak balita kepada orang asing walaupun kelihatannya termasuk orang yang baik. Memang benar kita tidak boleh ber-prasangkan buruk atua su-uzun kepada orang lain, akan tetapi ada baiknya setidaknya tidak mudah percaya kepada orang lain apalagi untuk urusan titip – menitip anak di tempa umum walaupun hanya sekejap.
 
3. Awasi anak balita lebih intensif ketika berada di daerah sekitar laut, sungai ataupun danau
Anak – anak balita mudah sekali terpengaruh dengan keadaan lingkungan-nya temasuk ketika bermain di sekitar danau, laut atau sungai, terkadang ia bisa menirukan apa yang ia lihat seperti ikut menuju ke arah tepi danau atau sungai, untuk itulah sebagai orang tua ketika bermain di area danau atau tepi sungai, atau laut. Benar – benar melakukan penjagaan yang intensip, lengah sedikit saja bisa mengakibatkan kejadian yang fatal tidak teduga.
 
4. Ketika anda mengajak balita bermain air, pastikan balita anda aman berada di air sedini mungkin
Pastikan balita anda aman berada di air sedini mungkin, tapi pahami perbedaan besar antara anak yang aman di ari dan perenang.
 

5. Balita sudah diberi vaksinisasi tetanus dan vaksinisasi lainnya
Anak – anak balita sangat rentan penularan berbagai virus, terutama berhubungan langsung dengan lingkungan luar, ketika anda mengajak anak – anak di tempat umum atau berekreasi kesuatu tempat pastikan anak balita harus mendapatkan vaksinisasi yang harus ia butuhkan, seperti vaksinisasi cacar air, vaksinisasi hipatitis, dan lain sebagainya.
 
6. Berdirilah sedekatanya ketika ia bermain dengan alat bermain ditaman
Alat bermain ditaman memang dirancang dan digunakan untuk anak – anak. Namun tidak secara kontinu untuk anak – anak yang masih balita, seperti mainan ayunan, perosotan, jungkit – jungkit, jaring laba – laba dan kursi putar.  Permainan – permainan seperti ini terkadang cukup membahayakan bagi anak balita, untuk itulah sebagai orang tua anda harus mendampingi sedekat mungkin terutama untuk jenis permainan ekstrim.
 
7.  jangan pernah meninggalkan anak balita di berbagai jenis kendaraan
Jangan pernah anda meninggalkan anak balita sendirian di dalam mobil atau didalam perahu atau berbagai jenis kendaraan lainnya, apalagi ketika mesin masih menyala.

Anak-anak sangat senang melakukan hal – hal yang tidak terduga ketika berada di kendaraan, hal – hal yang tidak di inginkan-pun bisa terjadi. Untuk itu lebih baik mengajak anak ikut dengan anda walaupun hanya sekedar berbelanja minuman dijalan.
 
8. Gunakan pakaian penghalau sengatan serangga
Gunakan penghalau serangga dan pastikan balita anda mengenakan kaus kaki di daerah alam dengan pepohonan lebat. Pakaian yang digunakan oleh anak balita harus disesuaikan dengan kondisi tempat yang akan dituju.
 
9. Perhatikan kemampuan balita ketika ia sudah merasa kelelahan
Awasi balita anda untuk mengetahui adanya kelelahan karena panas pada hari yang amat panas. Sediakan botol air, jus dalam kemasan serta makanan ringan atau bekal yang sudah dibawa dari rumah untuk balita.

Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan mengenai 9 Tips perlindungan balita ketika berada di tempat umum. Anak – anak akan sangat lebih aktif ketika berada diluar ruangan, apalagi ketika melihat berbagai wahana permainan kegemarannya.

Anda harus bisa memilah – milah permainan dan lokasi bermain anak yang aman untuk digunakan, terutama untuk jenis permainan yang dapat digunakan secara umum seperti taman bermain di kota.

Semoga artikel yang singkat ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda mengenai cara menjaga anak di tempat umum agar tetap aman. Sampai jumpa lagi pada artikel edukasi baby, sampai jumpa lagi pada artikel menarik lainnya, bye.

Baca juga:

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "9 Tips perlindungan balita ketika berada di tempat umum"

Berlangganan via Email