Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makna pentingnya sebuah nikmat akan dapat terlihat ketika sudah hilang dari diri seseorang

Makna pentingnya sebuah nikmat akan dapat terlihat ketika sudah hilang dari diri seseorang - Berapa banyak nikmat dan anugrah yang allah.swt berikan kepada hambanya, tidak terhitung jumlahnya, namun dapat dirasakan dan dihayati dengan penuh kerendahan ketika mengetahuinya.

Sungguh manusia penuh dengan keserakahan hingga tidak menyadari maha suci allah dengan segala kekuasaanya yang telah memberikan nikmat yang sungguh luar biasa banyaknya hingga tidak dapat terhitung jumlahnnya.

Nikmat dan anugrah tidak dapat di dikatagorikan secara umum bahwa nikmat itu berupa harta, tahta, ataupun pangkat, melainkan mencangkup dari segalnya, seperti kesehatan, mendapkan jodoh yang baik, diterima menjadi pegawai negri, berhasil membeli motor baru, mendapatkan si buah hati, terus – menurus dalam naungan dan hidayah allah.swt, memiliki waktu dan kesempatan untuk terus belajar, mendapati kebun berbuah banyak, dan masih banyak lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Namun nikmat ini akan menjadi lebih bermanfaat dan berkah bagi setiap manusia ketika mau bersyukur dan mengetahui bahwa nikmat dan anugrah ini tidak lain diberikan oleh allah,swt saja. ( barang siapa yang bersyukur atas nikmat yang allah berikan kepadanya, maka allah.swt akan menambah nikmat tersebut)

Makna pentingnya sebuah nikmat akan dapat terlihat ketika sudah hilang dari diri seseorang
Makna pentingnya sebuah nikmat akan dapat terlihat ketika sudah hilang dari diri seseorang

Berbicara mengenai nikmat, memang tidak akan ada habisnya bagi orang – orang yang mau berpikir, sebab jika kita amati dengan penuh kayakinan bahwa setiap detik kehidupan kita ini selalu diberikan allah.swt nikmat yang tampa kita sadari, tapi kita sebagai manusia tidak menyadari dan tidak mau bertasbih kepadanya.

Hingga manusia akan sadar dan tahu berapa pentingnya semua nikmat dan anugrah yang allah.swt berikan ketika nikmat itu dicabut dan diangkat dari dirinya.

Anda belum merasakannya juga? Bayangkan jikalau nikmat yang ada di dalam anggota tubuh kita dicabut oleh allah.swt, sedangkan kita dalam keadaan bermakisaat kepadanya.

(mata) yang hanya digunakan sebagai media untuk melihat yang haram dan yang dilarang, ketika tiba saatnya mata itu menjadi buta, maka baru sadar dan mengetahui berapa berharganya cahaya mata itu.

(mulut) yang hanya digunakan sebagai media untuk membicarakan aib orang lain, ketika tiba saatnya mulut itu dijadikan bisu,  maka barulah ia sadar bahwa begitu pentingnya menjaga ucapan dalam setiap langkah kehidupan.

(telinga) yang hanya digunakan sebagai media untuk mendegar hal – hal yang haram. Yang hanya digunakan untuk mendegarkan kejelekan – kejelekan orang lain, namun tiba saatnya telinga itu menjadi tuli, maka barulah ia sadar bahwa begitu berharganya sebuah telinga yang digunakan untuk mendegarkan kalimat dan perkataan yang baik – baik saja.

(kaki, Tangan dan anggota tubuh gerak) yang hanya digunakan untuk melangkah dan mengerjakan suatu maksiat saja, namun ketika tiba saatnya tangan menjadi putus, kaki menjadi buntung, barulah ia sadar begitu pentingya sebuah nikmat itu (kaki, tangan) yang digunakan untuk beamal soleh dan berbuat kebaikan.

Artikel terkait lainnya: Tips memilih singkong yang baik serta cara menyimpan ubi kayu yang mentah dengan benar

Masih banyak lagi nikmat – nikmat yang dapat kita renungkan dari sekitar tubuh kita, seperti jantung, denyut nadi, darah, hingga otak sebagai pengontrol mana yang baik dan benar.

Oleh sebab itulah kenapa dapat dipastikan bahwa ketika nikmat dan anugrah yang allah berikan kepada hambanya akan lebih terasa manfaatnya ketika nikmat itu diambil oleh allah.swt

Kita sebagai manusia sering lalai dan tertup penglihatan mata dan hati dari debu dan bisikan syaitan yang mengajak dalam kesesaatan. Manusia adalah tempat salah dan dosa sebaik- baiknya manusia menyadari kesalahan dan mau bertobat dengan apa yang telah dilakukan.

Untuk itu renungkanlah dan perhatikannlah segala bentuk ciptaan allah,swt karna zikir dan doa yang besar itu ketika hati dan pikiran bisa mengagumi kekuasaan allah.swt dimanapun ia berada ketika terjadi sesuatu hal.

Contoh seperti melihat proses gerhana matahari, kita merasa kita hanya manusia yang lemah di depan allah,swt yang maha kuasa dan besar, dengan penomena alam gerhana matahari kita menyadari di dalam hati untuk terus dekat dengan allah.swt agar senantiasa mengagungkannya.

Banyak kejadian dalam kehidupan sehari – hari kita yang tampa kita sadari sering mengingatkan kita betapa besar dan kuasanya allah dengan segala nikmat yang allah berikan, sikap seperti ini juga dapat dogolongkan sebagai zikir dan doa dengan mengangungkan kekuasaan allah.swt melalaui keyakian hati.

Sampai pada akhirnya kita menyimpulkan bahwa setiap nikmat yang allah berikan dari setiap waktu patut kita syukuri, serta menggap nikmat itu bukan sekedar kesenangan belaka melainkan suatu ujian dari allah.swt untuk mengetahui mana diantara kita yang bersyukur kepadanya.

Nikmat dan anugrah akan mudah sekali hilang ketika kita tidak pandai – pandai bersyukur, dan akan terasa sakit ketika digunakan untuk bermaksiat kepada allah.swt.

Di dalam pribadi muslim tersimpan bebagai kebahagian apabila ia mengetahuinya bagaimana tidak, ketika ditimpa musibah dan benca ia bersabar dan bertawakal kepada allah, sedangkan ketika diberikan suatu kinikmatan ia bersyukur dengan nikmat tersebut.

Untuk itu pergunaakanlah nikmat dan anugrah yang telah allah.swt berikan kepadamu dengan terus beramal soleh serta dalam ketaatan dengan takwa yang sebenar – benarnya.

Setiap kejadian dan peristiwa di dalam kehidupanmu tentu memiliki makna tersembunyi, karna allah.swt maha tahu dan maha baik untuk memilihkan mana yang terbaik untuk hambanya.

Ketika nikmat yang allah.swt cabut di dalam diri seseorang tidak dapat kita simpulkan itu sebagai azab, ataupun mala petaka melainkan itu juga merupakan nikmat dan anugrah bagi orang – orang yang berpikir.

Berapa banyak orang yang menggunakan mulut untuk membicarakan orang lain/aib orang lain, setelah allah,swt menjadikan ia bisu, baru ia sadar bahwa mulut itu akan lebih baik digunakan untuk berbicara hal – hal yang baik, berapa banyak orang yang tidak mendapatkan hidayah dari allah, sedangkan si bisu yang baru sudah mendapatkan perlindungang dari allah.swt dari dosa mengunjing allah.swt

Allah.swt mengetahui mana yang terbaik untuk hambanya, tegantung kepada diri kita mau menyikapinya dengan penuh kesabaran dan rasa  syukur atau seuzun kepada allah.swt

Akhir dari artikel ini menyimpulkan bahwa segala bentuk nikmat dan anugrah yang telah berikan kepada kita, gunakanlah sebaik – baikny selagai masih sempat, karna nimat dan anugrah itu tidak dapat digunakan lagi kitika dicabut dalam diri seseorang terutama ketika nyawa sudah sampai di kerongkongan, semua itu tentu tidka ada artinya lagi, kecuali amal soleh dan kebaikan yang telah dilakukan sebelumnya.

Semoga artikel yang singkat ini dapat memberikan pengetahuan dan motivasi dan inspirasi buat kita semua bahwa begitu pentingnya bersyukur dengan nikmat yang allah,swt berikan, sampai jumpa lagi, bye.

Baca juga:

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "Makna pentingnya sebuah nikmat akan dapat terlihat ketika sudah hilang dari diri seseorang"

Berlangganan via Email