Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Tips menghindari virus dan perangkat lunak berbahaya pada smartphone

9 Tips menghindari virus dan perangkat lunak berbahaya pada smartphoneDi era sekarang kebutuhan akan smarphone sudah menjadi barang wajib, bahkan dapat dikatakan setiap orang sudah memiliki HP android dengan berbagai tipe dan merek. Tak heran memang jikalau produsen sangat gencar menawarkan produk smarphone /HP android dengan berbagai keunggulan dan kecanggihannya, mengingat kebutuhan konsumen yang selalu meningkat tiap harinya.

walaupun kebutuhan akan smarphone sudah menjadi barang pokok, tetap saja kita perlu menggunakan smarphone / handphone pintar dengan bijak, sebab tidak semua orang dapat membeli smarphone terutama yang memiliki spesifikasi yang tinggi.

Beruntunglah bagi anda yang sudah memiliki smarphone dengan kecanggihan yang ditawarkan-nya, untuk itu perlu dirawat agar tetap awet dan tahan agar tidak menghabiskan uang anda hanya untuk sekedar membeli smarphone / handphone pintar.

9 Tips menghindari virus dan perangkat lunak berbahaya pada smartphone
9 Tips menghindari virus dan perangkat lunak berbahaya pada smartphone

Cara merawat ponsel pintar secara umum dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu yang berhubungan dengan software dan hardware, kedua komponen ini sangat berperan dalam proses input dan output pada smartphone.

Nah, dalam kesempatan kali ini akan membahas mengenai cara merawat ponsel pintar (smartphone) dari segi software atau perangkat lunak. Jika berbicara perangkat lunak, pasti akan berhubungan dengan aplikasi, system operasi, dan program – program yang dijalankan pada smartphone. 

Salah satu dari sekian banyak-nya penyebab terganggunya system operasi pada smartphone yaitu virus atau perangkat lunak yang berbahaya, setiap tahunnya,. Virus software selalu bermunculan dengan berbagai versi dan efek, untuk itu kita perlu melakukan pencegahan dini agar ponsel kesayangan anda tidak mengalami kerusakan software.

Kita akan berbicara sedikit mengenai kerusakan system operasi pada smartphone atau ponsel pintar akhir – akhir ini sangat marak terjadi, bahkan saya lihat di forum – forum ponsel pintar, hamper para audien mengeluhkan ponselnya tidak bisa menyala, mentok logo, atau lain sebagainya, istilah lazimnya disebut bootlop. 

Dalam kasus yang lebih parah bisa naik menjadi hardbrik atau matot (mati total). Jika sudah seperti ini langkah yang dapat diambil yaitu dengan melakukan flashing ulang, namun perlu anda ketahui melakukan proses flashing yang sering dapat berpengaruh pada kerusakan perangkat keras pada smarphone terutama pada bagian EMMC. Selain itu tidak semua proses flashing dapat berjalan dengan sempurna, bisa saja ponsel kesayangan anda masel (mati selamnya) gak mati suri lagi, hehe. Semoga saja tidak tarjadi pada ponsel kesayangan anda.

Setelah saya kaji dan saya bandingkat di beberapa forum repair ponsel pintar, ternyata penyebab yang banyak menyebabkan perangkat system operasi rusak yaitu, pemasangan perangkat lunak (aplikasi) berbahaya, serta virus, di iringi suka oprak – aprik smarphone biar berubah jadi apeel, walaupun hanya tampilan-nya saja, hha.

Oke tampa memperpanjang mukadimah lagi, dalam kesempatan kali ini saya akan mengulas lebih jauh beberapa tips sederhana agar smartphone / ponsel pintar anda terhindar dari kerusakan system operasi, apa saja itu? Untuk lebih jelasnya, YUK! Kita simak ulasan berikut ini.

#9 Tips menghindari virus / aplikasi berbahaya dari ponsel pintar

Selian computer/leptop, perangkan smartphone-pun mampu terjangkit oleh beberapa virus walaupun system operasi yang disuguhkan lebih kebalm untuk itu ada baiknya kita semua tahu dari mana saja pintu – pintu virus masuk serta cara mengatasinya, berikut tips sederhana yang dapat anda terapkan

1. Jangan sembarangan mengunduh aplikasi yang tidak dikenal
Salah satu pintu awal virus masuk ke dalam sebuah smartphone yaitu melalui aplikasi yang di instal pada ponsel, aplikasi ini berterbaran di berbagai situs. Sebaiknya anda harus menggunakan toko resmi aplikasi android seperti play store yang telah menyediakan berbagai aplikasi, walaupun masih buatan pihak ketiga, setidaknya lebih resmi dan lebih aman.

2. Jangan mengunjungi situs web yang tidak terpercaya
Selain melalui aplikasi yang anda pasang, jalan kedua yang sering digunakan oleh virus masuk kedalam smarphone yaitu melalui situs – situs berbahaya. Pernahkah anda mendapat peringatan ketika mengunjungi suatu situs, nah bianya peringatan itu adalah bentuk pemberitahuan bagi anda bahwa situs yang anda kunjungi tidak aman, jika ada peringatan seperti itu, sebaiknya segera tinggalkan untuk berjaga-jaga agar tidak virus tidak melakukan manupulasi berbagai system operasi pada ponsel yang dapat menyebabkan error.

3. delete pesan atau email yang terlihat mencurigakan dari pengirim yang tidak anda kenali
Salah satu layanan surat – menyurat pada smarphone yang lebih populer yaitu melalui gmail (email), walaupun kemungkinan penyebaran virus melalui media ini sangat minim, tetapi setidaknya anda harus control berbagai kotak masuk dalam gmail – email, terutama pada bagian spam  karna disinilah berbagai acaman pesan terkumpul. Jika menemukan kejanggalan pada penerimaan berbagai bentuk surat atau pemberitahuan sebaiknya putuskan saja hubungan degan penyedia layanan dan segera delete pesan masuk yang tidak anda kenali.

4. Buat sandi pada smarphone apabila dibutuhkan serta ubah secara rutin ketika terasa kurang aman
Kata sandi sangat diperlukan sebagai pengunci smartphone anda dari tangan – tangan jahil, penguncian dari berbagai aplikasi penting dan rahasia pribadi anda bisa menjadi point penting, mengingat di era sekarang mudah sekali data – data pribadi yang seharusnya tidak boleh di expost, malah kebablasan, virus dapat melakukan pencurian data baik secara langsung atau tersembunyi, catatan! ubah sandi anda ketika ada pengguna lain yang mengetahui, untuk menghindari pencurian data pribadi anda.

5. Nonaktifkan fitur nirkabel seperti Bluetooth, infrared, shere it (wifi transfer data) ketika tidak digunakan
Jika anda mengenal berbagai bentuk hp dengan system operasi syembian, pasti anda tidak asing dengan hp nokia 6600. Hp ini mudah sekali tejangkit virus apabila tidak diberi antivirus yang exstra, yang lebih parahnya lagi virus ini saling mengirim ke seluruh pengguna yang mengaktifkan Bluetooth dengan jarak jangkaunnya.  Walaupun di era sekarang hp nokia 6600 sudah termakan zaman, akan tetapi jenis virus yang menyebar melalui Bluetooth tidak akan hilang.

Artikel terkait lainnya : Cara membuat tempat telur dari kertas kado dengan mudah

Untuk itu ketika anda sudah bertransfer file atau data kepada orang lain atua menerima file dari orang lain, segera matikan jaringan nirkabel bloetooth atau sejenisnya untuk menghindari masukkanya virus melalui pintu ini, selain itu kamu juga harus tetap berhati – hati dalam menerima data dari pihak lain terutama data yang tidak anda kenali atau anda inginkan.

6. jika smarphone mengalami masalah yang tidak lazim, segera cek dengan antivirus yang terpercaya
Banyak sekali penyebab hp menjadi sering error atau lemot, seperti terlalu banyak menginstal aplikasi, momory yang sangat penuh, jaringan yang tidak stabil, kerusakan hardware, kerusakan system operasi (OS), virus.

Virus juga dapat menjadi factor smarphone mengalami masalah – masalah tidak lazim seperti ponsel pintar sering mati sendiri, sering mental ketika membuka  aplikasi dan lain sebagainya.

Jika masalah ini terjadi, coba anda cek dengan aplikasi antivirus, bisa saja ponsel anda bermasalah karna virus yang membandel dan melekat pada smarphone anda.

7. sediakan antivirus pada smarphone anda sebelum menginstal sebuah aplikasi serta jalankan secara rutin sebagai pengontrol adanya virus
Banyak sekali aplikasi dari pihak ketiga yang menawarkan jasa antivirus dan pembersih file cache secara gratis di play store, jika anda bingung memilih mana lebih dominan, kamu bisa lihat rangking aplikasi mana yang lebih populer serta yang banyak di unduh oleh orang lain. 

Pastikan setiap ponsel atau smarphone anda menyediakan satu antivirus, guna berjaga – jaga ketika anda tidak mengetahui sebuah aplikasi berbahaya yang akan anda instal

Dalam beberapa kasus yang saya baca di forum repair smarphone, menjelaskan bahwa ponsel mereka mengalami kendala seperti error, mentok logo, bootlop, salah satu penyebabnya yaitu setelah menginstal aplikasi berbahaya dari pihak ketiga.

8. jangan mengedit peraturan registrasi  atau megubah system operasi perangkat (OS)
Yang paling vatal dan sering dilakukan user atuu pengguna ponsel pintar yang melakukan perubahan pada system operasi original dengan berbagai system yang abal – abal.  Padahal melakukan perombakan pada system menyebabkan rusakanya kekebalan system operasi untuk menangkal berbagai virus yang dapat menyebabkan hp/ponsel mudah sekali hang serta di iringi dengan berbagai bug (tidak berjalan pada semestinya) pada berbagai aplikasi bawaan.

Pengetahuan yang salah selama ini yaitu bahwa sebahagian orang sering melakukan modifikasi pada ponselnya dengan berbagai fitur yang di suguhkan dengan alasan untuk mempercantik dan meningkatkan berbagai fitur yang ada, padahal produsen produk yang membuat sudah merancang system operasi sebaik – baik mungkin, jika anda mengganti dengan ROM bajakan tentu banyak sekali aplikasi yang tidak duduk atau selaras pada perangkat anda, inilah yang menyebabkan banyak sekali bug diberbagai aplikasi, penyebab yang vatal dapat merambah kerusakan hardware.

Jika anda memang tertarik dengan dunia oprak-aprik ini, setidaknya anda tahu standar yang baik dalam perubahan atau upgrade system operasi seperti melakukan perubahan sesuai dengan ROM yang telah di suguhkan oleh merek ponsel anda, kamu bisa langsung kunjungi situs yang sesuai dengan merek dan tipe ponsel anda.

Terlalu sering mengganti system operasi smarphone menyebabkan berbagai virus masuk lebih mudah, serta dapat menyebabkan hausnya mesin ponsel yang berhubungan dengan (OS)

9. Jangan membiasakan menghubungkan smarphone pada warnet, computer atau leptop serta karcu card SD, sembarangan
Pemasangan dan penghubungan kabel usb yang sembarangan juga dapat menyebakan virus masuk kedalam system operasi, seperti yang terjadi pada teman saya setelah menghubungkan smarphone pada warnet, ke-esokan harinya ponselnya mengalami mentok logo (tidak bisa masuk kesistem).

Virus bisa masuk ke ponsel melalui kabel data yang dihubungkan ke warene atuapun leptop anda sendiri, untuk itu sebelum melakukan hal ini pastikan leptop atau warnet yang anda kunjungi memasang antivirus.

Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan tips sederhana menghindari virus dan perangkat lunak berbahaya yang dapat menyebabkan smarphone anda hang yang berakhir pada bootlop atau hardbrik (matot).

Kerusakan software (OS) pada smarphone memang lebih mudah untuk diperbaiki dengan cara melaukan flashing atau instal ulang kembali system, akan tetapi perlu kita sadari dan ketahui bahwa kerusakan pada software juga akan berdampak pada perangkat keras lainnya walaupun tidak akan menggerogoti secara langsung.

Seperti dalam kasus ke-seringan melakukan flashing menyebabkan rusakanya emmc pada ponsel, otomatis dengan rusakannya emmc, mustahil proses flashing akan berhasil, tentu harus diganti terlebih dahulu. Penyebab kerusakan pada emmc salah satunya keseringan mengganti OS pada ponsel.

Untuk itu gunakan smarphone anda sewajarnya saja sesuai dengan fungsinya masing – masing agar lebih awet dan tahan lama, semoga artikel yang singkat ini dapat menambah pengetahuan anda dibindang IT, sampai jumpa lagi, bye.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "9 Tips menghindari virus dan perangkat lunak berbahaya pada smartphone"

Berlangganan via Email