Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips mengambil fhoto siswa untuk ijazah agar hasilnya bagus dari kamera saku

Tips mengambil fhoto siswa untuk ijazah agar hasilnya bagus dari kamera saku - Ijazah adalah bukti sertifikat hasil belajar siswa selama bersekolah baik itu di sd, smp, sma dan lain-lainnya, pembuatan ijazah tidaklah sembarangan karna telah disesuikan dengan jumlah siswa yang ada disekolah bersangkutan.

Setelah diterbitkan, maka ijazah harus ditulis tangan oleh seorang profesional, dan dibubuhkan tandan tangan kepala sekolah dan stempel sekolah, setelah itu disertai dengan fas photo 3 x 4 disertai dengan 3 cap jari siswa yang bersangkutan, dengan kelengkapan seperti ini maka ijazah akan menghasilkan bukti yang sah dan valid.

Kebutan akan ijazah memang sangat penting, karna syarat mutlak dan menjadi prosedur administrasi ketika kita ingin melanjutkan jenjang berikutnya. Selain itu ijazah juga berfungsi ketika anda ingin melamar pekerjaan atau kenaikan pangkat di suatu instansi pemerintahan. Intinya ijazah atau sertifikat haruslah disimpan sebaik-baiknya.

Itulah sekilas selayang pandang mengenai ijazah, dalam kesempatan saya tidak mengupas mengenai ijazah tetapi mengenai bagaimana cara mengambil fhoto siswa dengan kamera poket agar hasilnya bagus seperti kamera cannon.

Ketika kamu sudah memasuki kelas 6 (sd) atau kelas 9 (smp) atau 12 (sma), pasti tidak asing lagi dengan berfhoto untuk ijazah. Jika sudah mendengar akan melakukan pemothoan esok hari, pasti kamu akan tampil beda dari hari sebelumnya, yang mana kucut dan kusam tak ibahnya menjadi pangeran yang super ganteng dan putri istana yang cantik – cantik dalam satu hari, wah pengalaman banget.

Bagi instansi sekolah biasanya menyewa jasa pemotretan untuk para muridnya, namun tidak semua sekolah melakukan ini, terutama waktu saya sekolah smk dulu, kami diminta untuk photo sendiri di studio, mungkin ini faktor murid/siswanya yang terlalu banyak.

Ketika ingin mengambil fhoto untuk ijazah memang tidak boleh sembarangan agar hasilnya bagus, seperti yang saya alami ketika menjadi TU dan operator di sekolah, saya diminta untuk mengambil fhoto ijazah anak – anak dengan hanya menggunakan kamera poket merek sony, saya sih mintanya kamera cannon agar hasilnya bagus, tapi pihak sekolah tidak memilikinya. Akhirnya yah di paksain deh namun tetap harus oke semaksimal mungkin, karna saya berpikir masih juga di edit dengan photoshop, hasilnya pasti tidak kalah jauh dengan kamera cannon yang  digunakan pada umumnya. 

Nah, dalam kesempatan ini saya ingin berbagi pengalaman saya dan tips sederhana ketika kita ingin mengambil  fhoto siswa untuk ijazah dengan ukuran 3 x 4 dan 2 x 3 dengan menggunakan kamera poket agar hasilnya bagus dan sempurnya. Apa saja yang perlu dilakukan, untuk lebih jelasnya, YUK! Kita simak ulasan berikut ini.

#Tips mengambil fhoto siswa untuk ijazah agar hasilnya sempurna dengan kamera poket

Melakukan pemotretan sendiri memang dapat memangkas pengeluaran baik bagi siswa maupun sekolah, bisa mencapai jutaan rupiah.

Artikel terkait lainnya : Tips mencuci fhoto 3x4 dan 2x3 dengan hemat dengan jumlah yang banyak di studio Fhoto

selain itu juga dapat mengajarkan kemandirian sekolah sebab pemotretan selalu dilakukan setiap tahunnya ketika siswa kelas akhir telah menyelesaikan sekolahnya. Nah, jika anda mengalami kasus seperti yang telah saya paparkan diatas, ada baiknya kamu perlu melakukan uji coba pemotretan dengan kamera poket agar hasilnya bagus, berikut ini beberapa tips sederhana ketika kamu ingin melakukan pemotretan fhoto ijazah bagi siswa, langkah – langkahnya sebagai berikut:

1. pastikan ruangan tidak memiliki intensitas cahaya yang menyilaukan (balance)
Faktor cahaya dapat memicu bagus atau tidaknya hasil fhoto yang kamu ambil, usahakan untuk fhoto hitam putih (ijazah) lebih baik dilakukan dalam ruangan yang intensitas cahayanya stabil, tidak silau namun tidak terlalu gelap, terutama ketika diambil dengan kamera saku. 

Kualitas cahaya tidak boleh sampai menyilaukan objek yang diphoto karna ketika di edit hitam putih menyebabkan ada gejolak warna gelap dan terang.

2. Bagrond belakang harus merah atau biru
Jika anda ingin fhoto untuk ijazah atau sejenisnya yang memang biasanya lebih disarankan hitam putih, lebih baik menggunakan bagrond warna belakang dengan kain warna merah atau biru. Jangan menggunakan bagrond warna hitam, karna ketika di edit hitam putih, biasanya malah semakin hitam, hasil terburuknya kamu tidak bisa membedakan mana rambut mana bagrond belakang.

Usahakan ketika membentangkan kain bagrond belakang harus dalam keadaan kencang tidak kerucut apalagi terlipat, usahakan melakukan setrika pada kain bagrond belakang agar hasil bagrond sangat mulus ketika melakukan pemotretan.

3. posisi yang paling tepat adalah dengan cara berduduk
Mungkin ada sebahagian orang melakukan pemotretan dengan cara berdiri, namun menurut saya pribadi lebih baik melakukan pemotretan fhoto ijazah dengan cara berduduk, karna posisi siswa lebih rilex selain itu lebih rapi ketika diphoto karna terlihatan tegap dan tidak miring.

4. pastikan kerapian baju dan dasimu
Selain bertugas melakukan pemotretan, kamu juga harus memperhatikan kerapian baju atau dasi siswa, karna dua point ini termasuk objek yang cukup terlihat ketika mengambil fhoto ijazah, mungkin siswanya sudah paham untuk tampil rapi, disini kamu perlu memastikan saja, ketika siswa sudah menjadi objek yang akan diphoto, terkadang posisi dasi agak miring, terlilit, atau baju di lengan atas agak kerucut.

5. pastikan kerapian gaya rambutmu
Selain baju, objek yang menjadi point utama ketika mengambil fhoto ijazah adalah model atau style rambut siswa, bagi siswa yang baik hati dan tidak sombong, mereka akan terlihat rapi, namun bagi siswa yang acuh tak acuh pasti memiliki style rambut yang super duper kece badai, ada seperti menara pizza, ada yang seperti bulu landang, hingga model lainnya. Jika kamu menemukan siswa seperti ini, ada baiknya meminta siswa tersebut marapikan rambutnya sesuai dengan jenis rambut pelajar (minimal sisir kesamping) bukan lancip keatas.

6. pastikan posisi badan dan kepalamu harus lurus
Point dasar yang menjadi objek yang di photo untuk ijazah adalah bagian kepala atau wajah siswa, jadi pastikan posisi kepala benar – benar lurus, tidak miring,selain itu pandangan haruslah kedepan dan dalam posisi datar, tidak menduduk atau tertungak ketas, jika kepala tertungak keatas, ketika di edit hitam putih yang terlihat bukanlah hidung melainkan hanya lubang hidung saja, hehe jadi aneh bukan.

Jika posisi terlihat menduduk, maka obejek wajah tidak terlihat dengan jelas, fokuskan ketika anda menangkap objek yang akan diambil benar – benar lurus, turutama bagian wajah hingga kebahu. 

Untuk pria usahakan agak tegak dan gagah jangan membungkuk atau lemas dan letoy, sedangkan untuk wanita tetap harus tegap tatapi tidak berlebihan. Pastikan bahu anda sejajar dan juga rilex ketika di photo terutama ekspresi muka, jangan cengengesan atau terlalu manyun (cemburut), jangan terlalu  sangar (khusus wanita) tetapi tidak boleh juga terlalu unyu – unyu (khusus pria), kamu bisa berlatih ekspresi terlebih dahulu di cermin ketika ingin berfhoto ijazah, lihat ekspresi seperti apa yang cocok untuk kamu.

7. Jangan terlalu dekat ketika memfhoto
Ketika ingin melakukan pengambilan fhoto ijazah, jangan terlalu dekat, usahakn masih terlihat perut siswa, jangan seperti bentuk fhoto yang telah terpotong 3x4 atau 2x3 sebab nanti fhoto akan dipotong lagi, jika objek terlalu dekat maka hasil potongan akan buruk, tetapi perlu di ingat tidak boleh terlalu jauh karna objek wajah bissa tidak terlihat dengan jelas. Contoh seperti gambar dibawah ini sebelum dipotong dengan photoshop yang tepat dan benar.

Tips mengambil fhoto siswa untuk ijazah agar hasilnya bagus dari kamera saku
Tips mengambil fhoto siswa untuk ijazah agar hasilnya bagus dari kamera saku

8. Lakukan fhoto beberap kali sebagai cadangan
Agar agenda pemotretan tidak dilakukan dua kali karna kesalahan yang tidak di inginkan, ada baiknya melakukan pemotretan untuk satu siswa 2 atau 3 kali sebagai bentuk cadangan apabila gambar 1 dan 2 buruk, terutama bagi anda yang baru belajar pemotretan untuk ktp atau ijazah siswa.

Bagi siswa yang memang sulit mengambil gambar bagus, karna faktor tertentu ada baiknya memokuskan siswa tersebut untuk diambil objek dengan banyak, agar tidak melakukan pemotretan dua kali.

Nah, itulah tips sederhana dari saya ketika adan ditugaskan untuk memfhoto siswa atau murid dengan kamera saku untuk ijazah. Walaupun hanya menggunakan kamera saku, tapi hasilnya bisa lebih bagus dari kamera canggih lainnya, intinya harus diperhatikan tata cara pemotretan yang rapi dan sempurna secara detail.

Semoga artikel yang singkat ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda mengenai dasar pengambilan gambar untuk ijazah atau sejenisnya, sampai jumpa lagi pada artikel menarik lainnya, bye.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "Tips mengambil fhoto siswa untuk ijazah agar hasilnya bagus dari kamera saku"

Berlangganan via Email