Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

15 Tips melakukan presentasi yang baik dan benar untuk menjadi presenter yang handal

15 Tips melakukan presentasi yang baik dan benar untuk menjadi presenter yang handal - Presentasi adalah kegiatan untuk menyampaikan informasi kepada pihak lain, presentasi akan dinilai berhasil apabila pihak yang mendapatkan informasi (audien) mampu menyimak informasi tersebut dengan baik dan memahaminya.

Banyak orang berkata malukan presentasi sangatlah sulit dan tidak mudah yang dibayangkan.  Karna kita akan menghadapi banyak sekali jenis-jenis manusia yang memiliki krakter yang berbeda-beda

Ada yang mudah tersinggung, ada yang humoris, ada yang cepat boring hingga yang menjadi propokator dalam presentasi anda.

Kadang -kadang presentasi yang sederhana saja bisa gagal hal ini di pengaruhi faktor diri anda sendiri  dan audiece misalnya anda sangat gugup, takut, dan nervous hingga ulah audien yang membuat anda kesal seperti berbicara sendiri membuat keributan hingga tidur dan tidak mendengarkan anda.

Jika kita amati apakah presentasi itu tergantung dari audiece  yang baik? Tentu saja tidak - Para pendengar yang akan mendengarkan presentasi anda tentu niat pertamanya adalah agar ia mendaptkan manfaat apa yang akan anda sampikan, namun kadang-kadang bisa berbelok arah apabila anda tidak mampu menguasi kondisi dan sifat dari audiance.

Jika kamu pernah mengamati sesorang yang melakun presentasi di depan? Tentu kamu akan menemukan 2 hal yaitu prsentasi yang baik yang di perhatikan audiece dan presentasi gagal.

Banyak orang yang pintar di dalam berbagai hal hingga ketika dia diminta mejelaskan sangatlah mudah karna ia memiliki bekal yang ada namun ketika ingin menyampaikan dalam sebuh presentasi ia gagal bahkan tidak tahu lagi apa yang akan disampaikan, sebaliknaya ada orang yang biasa-biasa saja namun ia mampu berpresentasi dengan baik dan benar.

Seperti yang saya ungkapkan di atas bahwa presentasi yang berhasil itu tentu memiliki faktor-faktor pendukungnya bisa itu dari diri kita hingga faktor-faktor lainnya.

Salah satu faktor penting yang dapat kita ambil yaitu penyesuaian cara presentasi yang baik untuk masa sekarang.

Jika kita boleh jujur anak jaman sekarang berbeda pada masa-masa lalu, para pendengara masa sekarang tentu berbeda untuk zaman dulu,  sifat orang pada abad ini bukan saja hanya mencari manfaat secara fungsional saja namun mampu memberikan manfaat kepada emosional si pendengar seperti meberikan hiburan atau inspirasi yang unik.

Jika seperti ini apa yang harus saya lakukan agar audiance menikmati yang akan kita sampikan dan yang terpenting mampu memahami apa yang akan kita uraikan?

Nah, dalam artikel kali ini saya ingin menguraikan sedikit 15 Tips melakukan presentasi yang baik dan benar, apa saja itu? Untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini.
 

#15 Tips melakukan presentasi yang baik dan benar

Untuk menggapai presentasi yang suksesm tentu bukanlah hal yang harus dapat anda lakukan sekejap mata, akan tetapi perlu banyak berlatih dan jam terbang yang cukup banyak

Lihatlah para pengisi-pengisi seminar, tentu orang-orang yang sudah memiliki jam terbang yang banyak, namun setinggi-tingginya kemampuan ia menyampaikan presentasi yang baik tentu ia pernah mengalami kegagalan dalam presentasi seperti anda yang baru ingin belajar berpresentasi yang baik.

15 Tips melakukan presentasi yang baik dan benar untuk menjadi presenter yang handal
15 Tips melakukan presentasi yang baik dan benar untuk menjadi presenter yang handal

Untuk menghasilkan presentasi yang baik dan berhasil, kamu perlu melakukan beberapa langakah-langakah sederhana namun menunjang keberhasilan anda dalam menyampaikan presentasi, apa saja itu, untuk lebih  jelas simak urain berikut ini.
 
#1. Menguasi materi yang akan disampaikan
Sebelum anda menampilkan suatu yang akan di sampikan tentu langkah yang paling dasar adalah menyiapkan dulu bahan dan persipan materi yang akan disampiakan.

Jika kamu mampu memahami materi yang akan disampikan maka kamu akan mudah mengembangkan kata-kata yang indah dan tidak akan terjadi human error atau tidak tahu lagi apa yang akan disampaikan
 
#2. Jangan membiasakan diri tergantung pada teks
Penyakit yang sering  dilakukan bagi mereka yang gagal dalam berpresentasi, teks itu dapat menghambat anda untuk lebih interaktif kepada audience sehingga dapat memisahkan jarak antara anda audince.

Jika kamu perhatikan seseorang yang malakukan presentasi menggunakan teks, apa yang terjadi? Pasti para pendengar merasa bosan dan boring.

Sekedar anda tahu saja, jika kamu menggunakan teks pada saat berpresentasi maka akan meyebabkan 5 hal yang merusak presentasi diantaranya :
  • Ketika anda menggunakan teks otomatis anda sedang membaca sesuatu jadi bukan sedang berpresentasi tentu hal ini merusak presentasi anda
  • Teks dapat mematikan intraksi anda kepada audience, hal ini tentu akan mebuat presentasi menjadi kaku dan hambar
  • Hilangnya kepekaan membaca audience, ketika anda hanya fokos mebaca teks presentasi hingga tidak ada perhatia lagi kepada audiance tentu kamu tidak akan mampu membaca sikap dan kondisi mood dari para pendengar, tentu hal ini merusak presentasi
  • Sulit mengatur tempu suara – ketika anda sedang membaca dengan berbicara lepas, tentu hal yang lebih mudah untuk mengatur intonasi dan tempu suara adalah ketika kamu berbicara dengan santainya bukan dengan membaca
  • Ketika kamu membaca sebuh teks kamu akan kesulitan membedakan dimana harus berhenti dan dimana harus lanjut
  • Merusak daya pikir otak – ketika anda berpresentasi menggunakan teks maka pusat dari inti yang akan kamu bahas lebih cendrung ke pola teks tersebut
Beda dengan orang yang menyampaikan presentasi tampa teks, pasti ia mampu berbicara dengan santai dan mengolah kata demi kata menjadi lebih intraktif dan lebih menarik untuk di dengarkan

Jadi, Jika kamu ingin menggunakan teks, gunakanlah hanya sekedar poin-poin penting saja agar memudahakan alur presentasi anda.
 
#3. Mengukur dan membaca pola pikir audience
Audiance berarti pendegar. Pendengar merupakan orang yang terpenting setelah pemateri (prensenter), agar mampu berpresentasi dengan baik seseui dengan bidikan dan sasaran tentu kamu harus mengetahui krakteristik para pendengar.

Untuk itu kamu harus mampu mengukur dan mengananalis para audiance sebelum melakukan presentasi baik.

artikel terkait lainnya : Tips menghadapi ujian nasional selain dengan belajar

Kamu harus mempu mengenal siapa lawan bicaramu, harus mampu membuka apa isi dari kepala mereka agar kamu bica berbicara sesuai dengan yang disukia oleh audiace (saling singkron)

Namun ada kalanya untuk membaca sebuah krakteristik audience itu susah-susah gampang, seperti pepatah mengatakan lain lubuh lain pula ikannya, begitu juga dengan krakteristik manusia lain orang lain pula tingkah lakunya.

Ketika kamu ingin membuka presentasi untuk anak- anak TK pasti akan lebih mengajak intraksi yang mengembirakan dan hangat serta penuh keriangan, berbeda ketika kamu ingin membuka presentasi untuk para pengusaha tentu lebih menjerumus ke pangsa pasar  dan lain sebagainya walupun harus tetap diselingin dengan bumbu-bumbu humoris

Intinya untuk menjadi seorang presenter yang baik kamu harus mampu membaca krakteristik audience
 
#4. Jangan membicarakah hal yang sudah diketahu atau tidak ingin di dengar oleh audiance
Dalam berkomunikasi kita harus memiliki 3 rumus utama yaitu :
R : Relavance
O : original
I  : impact

Intinya jika tidak relavan tentu tidak akan jelas tujuan yang akan disampaikan, jika tidak relavan tentu tidak akan menarik perhatian, sedangkan tidak impact maka tidak akan mampu menimbulkan pengaruh yang kuat
 
#5. Jangan biarkan audience  jenuh
Banyak sekali faktor-faktor yang menyebakan audiance merasa jenuh seperti anda kurang berinteraksi dengan para pendengar, isi presentasi yang membosankan atau cara penyampaian yang kurang persipan dan gairah.

Bagi kamu yang belum terbiasa berpresentasi hal ini tentu wajar-wajar saja karna untuk mengendalikan para pendengar bukanlah hal mudah perlunya banyak latihan dan pengalaman.

7 Tanda-tanda audince sudah mengalami kebosanan
  • Banyak yang menguap
  • Banyak para audience yang menutupkan kelopak  matanya
  • Terdengan suara mendengkur
  • Banyak para pendegar yang keluar dari ruangan
  • Becakap-cakap dengan para audience tampa mempedulikan pemateri
  • Tatapan yang kosong
  • Tertidur
Jika kamu sudah mengetahui gejala-gejala kebosanan dari para pendengar tentu kamu harus sigap mengatasi hal ini.
 
7 tips mengatasi kejenuhan audience pada saat presentasi

Ketika anda sudah merasakan indikator kejenuhan dari para pendengar tentu kamu harus melaukan trik-trik khusus untuk mengembalikan gairah para audience untuk memperhatikan apa yang akan disampaikan, diantaranya :
  • Berikan waktu istirahat kepada audience minimal 15 menit agar para audince bisa menggerakan tubuhnya
  • Berikan sedikit game kepada pendengar agar dapat mengurangi rasa jenuh
  • Berikan tugas yang dapat menarik audiance untuk memperhatikan anda mislakan memberikan soal dan apabila para pendegar mampu menjawab maka akan diberikan hadiah menarik
  • Melompat ke topik yang lebih ringan
  • Jangan duduk  atau berdiri pada area tertentu, namun kamu harus berjalan berkeliling agar dapat berintraktif dengan para audience
  • Bagian sediki cemilan manis atau buku penjelasan dari sponsor yang akan kamu samapaikan
Berikan tekanan nada-nada yang bergairah dengan intonasi naik –turun sesuai dengan fungsinya, jangan gunakan nada suara yang menoton

Jadi intinya ketika kita menyampaikan presentasi kadang kala para audience mulia meras bosan, apa bila kita tidak menyadari ini dan tetap melanjutkan presentasi, tentu tidak akan ada gunanya karna pikiran dari para pendengar sulah lain dari apa yang pikirkan. Untuk itu perlunya tips-tips khusus untukmenghilangkan kejenuhan audience
 
#6. Humor
Humur adalah sebuah candaan hangat yang mampu membuat suasana presentasi lebih menarik

Tapi perlu di ingat untuk melakukan sedikiti racikan humur tentu tidak boleh berlebihan, humor yang jorok, tidak boleh menyinggung perasaan orang lain serta tidak relavan pada isi yang disampaikan
 
#7. Periksalah seluruh fasilitas presentasi
Presentasi bukan berarti harus terfokos pada pemateri namun kepada alat-alat pendukung yang membantu jalanya presentasi. 

Banyak sekali yang harus anda perhatikan ketika ingin melaksanakan presentasi yaitu dari segi ruangan, pencahayaan, mikrofon, proyektor serta sound system dan lain sebagainya
 
#8. Lebih intraktif
Ketika anda berpresentasi, jangan biarkan diri anda sibuk sendiri atau asyik berbicara sendiri tampa meperhatikan keadaan audiace.

Untuk melakukan presentasi yang lebih interaktif kamu jangan terpaku pada suatu tempat, cobalah untuk berjalan ke audiace yang berikan sedikit humoris. Atau jika jangkauannya lebih besar bisa memberian sebuah teka-teki kepada audiance tujuan agar para audiance mau memperhatikan apa yang akan kita  sampaikan.

Hal yang sering di abaikan ketika melaksanakan presentasi yaitu tidak membuka presentasi dengan penuh kehangatan, bagaimana tidak, orang yang  mungkin anda tidak kenal lalu langsung menyampikan materi tampa ada pembuka presentasi dengan keakraban atau intraksi antara pemateri dengan pendengar tentu hal ini akan membuat audiance akan berpikir sinis kepada pemateri.

Untuk itu kamu perlu membuka presentasi dengan penuh intraksi dan kehangatan kepada audiance agar para audiance tidak manuruh banyak curiga kapada anda, diantaranya sebagai bekut :
  • Tunjukkan mimik wajah anda yang ramah dan penuh kegembiraan  serta bersahabat
  • Jika memungkinkan berikan jabatan tangan anda pada orang-orang yang dekat dengan posisi anda
  • Ketika audiance tidak terlalu banyak anda bisa salami seluruh peserta presentasi jika memungkinkan anda bisa meminta para audience memperkenalkan dirnya kepada pemateri serta kebalikannya pemateri memperkenalkan kepada audiace
Persingakatlah waktu perkenalan jika waktu presentasi sangat singkat.
Hal-hal lain yang dapat kamu lakukan untuk lebih dekat dan lebih intraktif dengan para audiance kamu bisa membumbui presentasi kamu dengan dialog interaktif. 

Dialog intraktif pada dasarnya bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam serta menimbulkan daya tarik sehingga suasana presentasi bisa menjadi hidup, caranya kamu bisa memberikan beberapa pertanyaan kepada audiance tetapi perlu di ingat berikanlah pertanyaan yang mudah di jawab serta di mengerti oleh para pendengar sekalian. Berdialog interaktif termasuk juga cara pendekatan yang cukup ampuh kepada audience
 
#9. Jangan merendahkan diri kepada audiance
Sering kali kita mendengar orang yang berkata seperti ini “ saya sebenarnya belum siap melakukan presentasi ini. kesalahan dalam penyampaian presentasi yang akan saya sampaikan, saya mohon maaf”

Sah-sah saja jika ingin mengatakan hal tersebut. Namun perlu di ingat sifat manusia itu salah satunya rasa malas, ketika ia mengatahui anda tidak tahu apa yang ingin di sampaikan maka pendengar cendrung sudah berpikiran sok tahu kepada anda, sehingga cendrung pada akhirnya para pendengar malas memperhatikan anda.

Dalam hal ini kita harus bisa membedakan mana yang dikatakan merendahkan diri mana yang dikatakan rendah hati.

Jika kita artikan rendah hati artinya tidak sombong sedangkan rendah diri ketidakmampuan diri untuk melakukan sesuatu.

Kita tahu bahwa melakukan presentasi di depan orang banyak tidaklah mudah, namun bukanlah para master of prenster berawal dari bawah juga. Salah-salah gak harus dijadikan persoalan yang rumit.

Nah, ada beberapa kata yang cukup dasar jika anda mengungkapkan kata-kata berikut berarti anda sedang merendahkan diri anda kepada audiance, diantaranya sebagai berikut:
  • Permohonan maaf kepada audiace karna anda belum siap
  • Pemohohonan maaf kepada audiance karna topik yang akan disampaikan  buknalah bidanga anda
  • Mengatakan kepada audiance bahwa anda disini hanya menggantikan dari atasan
  • Permohonan maaf kepada audiance karna anda belum membaca apa yang ingin di sampaikan
  • Permohonan maaf kepada audience bahwa anda tidak mengetahui apa yang ingin di sampaikan
Jadi ketika ingin melakukan presenatasi tentu kita harus mempersiapkan dengan matang walaupun itu bukan dari bidang kita sendiri atau anda tidak menguasi apa yang ingin di sampaikan hingga harus mengeluarkan kata-kata merendahkan diri sendiri. 


Anda melalukan presentasi tentu dengan niat untuk menyampaikan informasi kepada audiance jika anda tidak mempersiapakan apa yang ingin disampiakan dan anda mengadu kepada audiance, di jamin deh presentasi akan gagal sebelum dimulai.
 
#10. Banyak berlatih
Orang bisa karna sudah  terbiasa, jam terbang anda dalam melakukan presentasi akan terus membuat anda mahir dalam melakukan presentasi di depan hal layak dengan kondisi apapun.

Untuk melatih diri anda menjadi lebih mahir tentu kamu harus  banyak membaca beberapa buku yang dapat menunjang cara berpresentasi yang baik.
Untuk cara nyatanya kamu bisa menggunakan cermin rumah anda dan mulailah berpresentasi dengan melihat diri anda sendiri.

Jika anda ingin melihat gaya gerak anda serta kebiasaan anda ketika melakukan presentasi dapat membuat vidio anda pada saat sesi latihan melukan presentasi.

Jadi intinya banyak latihan dan praktek secara langsung dapat membuat anda lebih berpengalaman melawan audiance dengan berbagai krekteristik yang ada.
 
#11. Menggunakan pakaian yang sopan dan cerah
Dengan anda berpakaian yang sopan menandakan anda bukanlah orang yang biasa-biasa saja sehingga audiance lebih tertarik untuk memperhatikan anda
 
Sedangkan berpakaian yang cerah akan menciptakan kecerian dan aura segar dari diri anda
 
#12.jangan melakukan presentasi seperti anda sedang ngobrol dengan orang
Anda harus memahami antara anda sedang presentasi atau anda sedang berbicara bersendau gurau kepada orang.

Anda perlu tahu bahwa kamu sedang berbicara dengan hal layak bukan 1 atau 2 orang saja, namun puluhan orang.

Untuk itu kamu harus menggunakan bahasa yang resmi dan formal dengan perpaduan bahasa percakapan yang sehari-hari yang masih layak digunakan.
 
#13. Perhatikan gaya tubuh
Sebagai orang mungkin menyepelakan tentang gaya tubuh, kerna jarang di perhatikan oleh audience, tetapi pada kenyataanya tidak.

Kamu tidak akan bisa melihat gaya tubuhmu pada saat berpresentasi namun aundiance akan melihat semuanya. Perlu di ingat jangan merusak citra penampilan anda
 
#14. Memelihara mood
Mood adalah perasaan jiwa yang mucul dalam keadaan sesuatu tampa memperduliakan apa yang tejadi, intinya mood sesorang dapat berubah kapanpun dan dimanapun

Ketika seseorang yang ingin melakukan presentasi dan pada saat itu moodnya sedang gelisah atau galau maka presentasi yang akan disampaikan mungkin tidak akan bergairah dan berwarna

Jika hal ini terjadi pada diri anda, berikut beberapa tipa sederhana untuk memelihara mood sebelum melaksanakan presentasi :
  • Bebaskanlah diri anda dari ketegangan dan pikiran – pikiran negatif
  • Perkuat  diri anda dengan apa yang ingin di sampiakan – ketika seseorang tidak tahu apa yang ingin di samapaikan maka ia akan resah dan gelisah sehingga moodnya berkurang
  • Jangan melakukan persiapan presentasi berlebihan – ketika anda melatih diri anda ketika ingin tampil presentasi maka mood anda akan berkurang derastis, hal ini dikarenakan fisik anda sudah lelah baik itu kelelahan jasmani maupun rohaninya yang menyebakan rasa malas untuk melakukan presentasi
  • Jaga penampilan – seseorang yang menjaga penampilannya ketika akan berpresentasi tentu memiliki kepercayaan diri yang kuat.

#15. Memilih media yang tepat
Yang terakhir adalah memilih media yang tepat sebagai penunjang anda untuk melakukan presentasi.

Untuk di abad ini media presentasi yang sering digunakan bahkan dikatagorikan wajib untuk menunjang visual dan ilustrasi apa yang akan kita sampaikan yaitu  ms. Power poin dengan menggunakan bantuan alat proyektor.

Jika anda menggabungkan media audio dan visual maka presentasi anda akan lebih manarik untuk dilihat, tetapi perlu di ingat kamu harus menggunakannya sesuai dengan tempat dan situasi dari audiance serta grafik gambar yang menyesuaikan

Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan 15 Tips melakukan presentasi yang baik dan benar untuk menjadi presenter yang handal

Presentasi adalah aktivitas menyampaikan sebuah pengajaran kepada orang banyak, memang tidak mudah namun tidak sulit bagi orang yang mau belajar
 
Semoga artikel yang singkat ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan kamu, selamat berpresentasi, semoga sukses, sampai jumpa lagi, bye.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "15 Tips melakukan presentasi yang baik dan benar untuk menjadi presenter yang handal"

Berlangganan via Email