Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Efek buruk dari kebiasaan mencontek bagi proses perkembangan

7 Efek buruk dari kebiasaan mencontek bagi proses perkembangan - Moncentek berarti menyalin jawaban milik orang lain baik itu terang-terangan maupun secara diam-diam

Menyontek bisa diartikan juga mengcopy – plagiat dan sebagai nya.  Moncentek bukanlah kebiasaan yang baik, tetapi dikalangan para pelajar budaya mencontek sudah tidak dapat di bendung lagi, mulai anak SD hingga sekolah tinggi.


Banyak faktor yang menyebabkan seseorang melakukan aktivitas menyontek seperti tidak tahu jawaban yang disoalkan, tidak mengerti, ada kesempatan hingga terbukanya peluang lebar untuk menyontek.


Menurut pendapat orang lain bahwa menyontek bukanlah perkara yang serius, namun menurut pakar psikologi anak-anak yang sudah terbiasa menyontek akan berakibat buruk pada sifatnya untuk masa sekarang hingga disaat ia besar nanti . ketika ia sudah bekerja.


Kebiasaan menyontek akan menumbuhkan sikap dan cikal bakal orang yang tidak jujur pada dirinya sendiri apa lagi untuk orang lain dan orang banyak.
Nah, apa sajakah dampak dari kebiasaan menyontek ?


7 Efek buruk dari kebiasaan mencontek bagi proses perkembangan
7 Efek buruk dari kebiasaan mencontek bagi proses perkembangan

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang 7 Efek buruk dari kebiasaan mencontek bagi proses perkembangan, apa saja itu? Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini.
 

#7 Efek buruk dari kebiasaan mencontek bagi proses perkembagan

Hari ini adalah hari terakhir kakak kelas melakukanUNBK untuk angkatan tahun 2016, pemerintah terus mengupayakan pendidikan yang lebih berkarekter dan berakhlak bukan saja yang memiliki intelektual yang tinggi.

Salah satu tujuan pemerintah dalam sistem UNBK yang telah diubah adalah pada dasarnya memupuk  sikap JUJUR pada anak.

Sekap jujur memang sulit sekali dekembangkan ketika keadaan sudah terdesak, terhimpit, dan keadaan yang memang harus dilakukan seperti membeli kunci ujian karna tidak ada perisapan belajar sebelumnya.

Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan, namun apabila kita mau memperbaiki kualitas kita dan siap melawan badai apapun tentu sikap jujur akan bisa diterapkan walalupun keadaan memang tidak memungkinkan.

Jika hal ini terus diabaikan dan terus berkembang budaya MENCONTEK maka kedapannya psikologi anak akan terus beritindak tidak jujur.

Apa saja efek negatif jangka panjang dari kebiasaan mencontek, untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini
 
#1. Menjadi Bodoh
Efek pertama dari kebiasaan mencontek adalah kamu tidak mau belajar dan merasa ada jalan pintas untuk mengerjakan soal-soal yang diberikan.


Sikap seperti ini akan membuat kinerja otak tidak terasah atau tidak mau berpikir untuk menyelesaikan suatu masalah.


Ketika penyakit mencontek sudah menjamur dihati anak, maka sikap dan tingkah laku anak hanya memikirkan jalan mudah saja untuk mencapai suatu yang bagus.
 
#2. Memupuk sifat malas
Kebiasaan mencontek juga dapat menumbuhkan sikap malas, malas untuk belajar, malas untuk berpikir, malas untuk berusaha, dan malas untuk melakukan apa saja.

Anak yang sering menyontek ketika ia sudah besar dan memiliki pekerjaan bisa menajadi cikal bakal lahirnya sikap malas dalam bekerja suka melamun, dan tidak bertanggung jawab atas apa yang diamamahkan padanya.
 
#3. Suka berbohong
Sekali berbohong di ampuni, 2 kali berbohong siaga, 3 kali berbohong tidak percaya lagi.

Artikel terkiat lainnya : #6 rahasia sukses berwirausaha yang benar dan terarah untuk menunjang kesuksesan anda di masa depan

Kebiasaan mencontek berarti anda sudah berlaku tidak jujur, baik anda sadari atau tidak tetap kamu telah berbohong pada dirimu sendiri dan gurumu hingga orang tuamu.

Jika budaya berbohong ini salalu anda simpan lambat-laut anda akan melihat efek buruk pada masa sekarang dan masa depan anda.
 
#4. Tidak percaya diri
Anak yang suka menyontek akan merasa tidak percaya diri kepada bakat dan kemapuannya.


Bakat dan talenta bukanlah hal yang muncul dengan sendirinya, tapi perlu diasah dan kembangkan agat dapat berjalan dengan semestinya.


Namun apa daya, ketika menyontek sudah anda terapkan,  anda tidak akan menumkan kepecayaan pada kemampuan anda sendiri, hasil usaha anda, sendiri, sehingga muncullah segala sifat malas dan rasa tidak mampu.
 
#5. Merasa bersalah
Ketika seseorang menyontek kadang-kadang timbul rasa menyesal dan bersalah pada diri sendiri, akibatnya timbullah pemikiran merasa tidak bisa.

Akibatnya suatu hari nanti apabila hasil yang ia dapat pada hari ini bukanlah hasil yang jujur sehingga timbul rasa bersalah berkepanjangan
 
#6. Mudah labil
Seseorang yang terbiasa menyontek akan membuat hidupnya terombang –ambing dalam hal yang tidak jelas sehingga pikiran dan perasaannya mudah labil

Ketika ia menyontek suatu pelajaran dan mendapatkan hasil yang tinggi otomatis kedepannya ia akan berusaha menyontek lagi dan tumbuhlah rasa ketagihan menyontek.

Namun apa yang terjadi, jika ketika hasil yang di contek malah anjlok akibatnya timbul rasa bersalah sendiri, dan berkata “coba aku isi sendiri mungkin tak serendah ini”
 
#7. Cikal bakal para pemimpin yang memiliki sikap KORUPSI
INDONESIA termasuk tingkat korupsi yang benar-banar memperhatinkan, hampir dari seluruh aspek politik dari tingkat desa hingga negara semuanya tak terlepas dari tindakan KKN.

Kita memang tidak mampu berbicara banyak lagi karna sumunya telah berlalu dari zaman dulu hingga sekarang.

Korupsi seperti zamur yang terus tumbuh tak ada habisnya.
Untuk mengatasi hal ini salah satu cara yang paling efektif adalah menumbuhkan generasi muda yang religus dan berpengetahuan iptek yang tinggi.
 
Generasi yang baik akan menumbuhkan negara yang maju di masa depan, pemimpin yang adil, jujur, dan dapat mengemban amanah rakyat sesuai dari apa yang dapat ia lakukan.
 
Nah, sekrang kamu sudah tahu bukan 7 Efek buruk dari kebiasaan mencontek bagi proses perkembangan

Kebiasaan menyontek memang tidak dirasakan secara signifikan dampak ketika melakukan aktivitas menyontek.

Namun lihat dampaknya ketika tumbuh menjadi orang besar, dan menjadi seorang pemimpin.

Sumber daya manusia bukanlah hal yang paling menentukan kemajuan suatu bangsa namun akhlak dan budi yang baiklah yang menggerakkan negara yang mandiri,  kokoh dan makmur
 
“PESAN  : Orang yang pintar belum tentu berakhlak baik . namun orang yang berakhlak baik sudah pasti pintar” 

Semoga artikel yang singkat ini dapat menambah pengetahuan anda, dan semoga informasi di atas dapat meberikan manfaat kepada saya, kita dan untuk generasi muda indonesia, SUKSES untuk UNBK 2016. Semoga lulus semua dan tercapai apa yang dicita-citakan.bye

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "7 Efek buruk dari kebiasaan mencontek bagi proses perkembangan"

Berlangganan via Email