Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian kalimat langsung dan tak langsung serta kalimat berita

Pengertian kalimat langsung dan tak langsung serta kalimat berita - Dalam percakapan sehari-hari kita sering sekali mengulas berbagai informasi yang kita dapat baik itu dari media eloktronik dan non elektronik seperti berita di Fb, televisi, radio, percakapan antara dua orang dan lain sebagainya

Dalam tatanan bahasa indonesia, percakapan sehari-hari kita tersebut, pasti mengandung kalimat langsung dan tidak langsung, terutama percakapan ibu-ibu rumah tangga yang padai nge-gosip, hehe.

Ya. Benar sekali. Biasanya kita sering mendengar kalimat berbunyi “kata ibu anu” atau “kata tetangga sebelah” dan perumpamaan lainnya.

Contoh kata – kata diatas merupakan salah satu contoh kalimat langsung dan juga tidak tidak lansung. Agar memahami kedua jenis kalimat ini, Mari kita simak pembahasan berikut ini.
 
#Kalimat Langsung
Apa itu kalimat langsung? Kalimat langsung adalah kalimat yang langsung di sampaikan oleh sumbernya. Berarti kalimat langsung dapat diartikan pula kalimat yang langsung di utarkan oleh pemberi informasi, tampa ada perantara atau pihak yang mengimforamsikannya.
 
Contoh :
1. Kata paman, “Besok engkau harus pergi ke Jambi”
2. “Besok engkau harus pergi ke jambi” kata paman
3. “Besok engkau harus pergi” kata paman, “ke jambi”
 
#Kalimat Tak langsung
Apa itu kalimat tak langsung? Kalimat tak langsung adalah kalimat yang tidak langsung di sampaikan oleh sumbernya. Kalimat tak langsung adalah kebalikan dari kalimat langsung, dimana si pemberi informasi tidak menyampaikan secara langsung, namun telah di utarkan atau di sampaikan oleh orang lain.
 
Contoh :
Ayah berkata bahwa saya harus pergi ke jambi besok
Ayah mengatakan bahwa saya harus pergi ke jambi besok
 
#Kalimat berita
Apa itu kalimat berita? Kalimat berita adalah kalimat yang isinya memberikan atau menyatakan suatu informasi. Kalimat berita ini ada yang berbentuk fakta dan opini. (asli atua hoax)

Di masa ini penyebaran informasi berita sangatlah cepat dan efesien sehingga dimanapun dan kapanpun dapat mengetahui informasi terupdate dari berbagai belahan bumi. Dengan menggunakan peralatan media elektronik yang mudah diakses oleh siapa-pun
.
Artikel terkait lainnya : Jenis-jenis kata (kata benda, kerja, sifat, keterangan dan sambung)

Walaupun dumikian, tetap saja ada kelemahan dari keunggulan yang ia miliki yaitu, pada era sekarang berita-berita sangat mudah sekali di manupulasi dan dipalsukan hingga muncul-lah sensasi – sensasi berita yang kadang – kadang ada benarnya dan kadang – kadang hanya gosip atua hoax.

Nah, dalam informasi berita tesebut, pasti terselip 2 jenis kalimat berita, yakni kalimat berita bersifat positif serta kalimat berata yang bersifat negatif.
 
#kalimat berita positif
Kalimat berita positif  sering juga disebut kalimat menyuguhkan atau kalimat pasit. Ciri – ciri kalimat berita positif biasanya disertai dengan kata-kata seperti : akan, memang, betul, sungguh, dan sudah tentu.

Pengertian kalimat langsung dan tak langsung serta kalimat berita
Pengertian kalimat langsung dan tak langsung serta kalimat berita

Contoh :
1. Mereka akan ke bandung sore ini
2. Ternyata betul, ada beruang albino
3. Orang itu memang orang yang sangat kuat
4. Sudah tentu aku akan melamarmu besok pagi
5. Sudah tentu aku akan datang ke rumahmu
6. Sungguh menakjubkan fenomena pelangi cincin
7. Ternyata betul, ada banjir di kota medan
8. Dia memang padai dengan urusan menggambar
9. Hari ini pukul 09.00 akan terjadi hujan untuk kawasan sumatra bagian barat
10.  Keputusan sidang Raka akan diputuskan hari ini juga

 
#Kalimat berita negatif
Kalimat berita negatif juga bisa disebut kalimat ingkar, atau lawan dari kalimat berita positif, pada umumnya kalimat berita negatif lebih bersifat opini namun tidak secara mutlak.
 
Contoh :
1. Kami tidak akan ke Bali hari ini
2. Paman aldi bukan orang yang sangat kuat
3. Ternyata tidak betul bahwa ada ikan berkapala beruang
4. Tidak benar kalau ada kasus penculikan diarea komplek ini
5. Saya tidak jadi berangkat berlibur karna cuaca buruk
6. Tidak benar kalau akan terjadi tsunami di kawasan pesisir pantai tokyo
7. Orang itu bukan orang yang pandai bermain bolo kaki
8. Tidak benar bahwa bulan menghasilkan cahaya
9. Desi mardianti tidak jadi pergi ke Jakarta karna sakit
10. Ternyata tidak betul ada pohon berbuah emas
 
Nah, sekarang kamu tahu bukan mengenai Pengertian kalimat langsung dan tak langsung serta kalimat berita. Bagi anda yang memiliki cakupan ilmu dan pengetahuan luas tentu pasti mampu membedakan mana berita yang baik dan mana berita yang buruk.

Seperti yang telah di ulaskan diatas, dimasa sekarang banyak sekali terjadi terjadi manupulasi berita sehingga tersebarlah fitnah – fitnah informasi, sebagai orang yang memiliki pengetahuan luas, tidak ada salahnya terlebih dahulu mencari kebenaran informasi yang anda dapat, jangan sampai informasi yang ada sebarkan malah menjadi fitnah bagi orang lain serta yang lebih bahanya lagi menjadi bumerang bagi diri anda sendiri. Terutama bagi ibu-ibu rumah yang pada suka gosip. Sebab benar atau tidak benar tetap saja salah karna selalu menjelek – jelekan orang lain. Kata ustad yusup mansyur gibah itu temasuk 10 dosa besar dan termasuk penghalang dari rezki.

Semoga artikel yang singkat ini dapat memberikan pengetahuan baru bagi anda, tentang kalimat langsung dan tidak langsung, sampai jumpa lagi, bye.

Baca juga :

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "Pengertian kalimat langsung dan tak langsung serta kalimat berita"

Berlangganan via Email