Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 penyebab penyimpangan sosial pada anak dan individu masyarakat

7 penyebab penyimpangan sosial pada anak dan individu masyarakat - Setiap anggota masyarakat mempunyai norma dan nilai untuk mengatur intraksi di antara anggotanya. Namun, tidak jarang kita menemukan perilaku yang bertentangan dengan norma dan nilai dimasyarakat.

Contohnya yang sering terjadi di masyarakat kita yaitu pencurian sepeda motor, dan lain sebagainya. Perilaku – perilaku seperti ini dapat dikatakan sebagai penyimpangan sosial dimasyarakat.

Penyimpangan sosial adalah  bentuk ketiksempurnaan proses sosialisasi. Perilaku menyimpang yaitu  merupakan semua bentuk perilaku warga masyarakat yang tidak sesuai dengan nilai dan norma masyarakat.

7 penyebab penyimpangan sosial pada anak dan individu masyarakat
7 penyebab penyimpangan sosial pada anak dan individu masyarakat

Akhir – akhir ini para pelaku penyimpangan sosial banyak dilakukan oleh kalangan aula muda bahkan anak – anak yang masih di bawah umur. Apabila kasus penyimpangan sosial dilakukan secara terus menerus, dapat menggangu kerukunan dan ketentraman di tengah masyarakat. Oleh karena itu sebagai salah satu anggota di masyarakat kita wajib mengingatkan dan memberik jalan solusi dari permasalahan – permasalahan di tengah masyarakat dalam lingkugan kita.

Penyimpangan sosial yang sudah mulai memperhatikan di tengah gejolak kemajuan zaman, membuat orang tua harus lebih ketak dalam mendidik seorang anak. Karna tidaklah mungkin anak yang didik dengan baik serta tahu akan kaidah norma – norma dimasyarakat melakukan penyimpangan sosial, bisa jadi pengaruh – pengaruh dari luar, atau bahkan dari dalam  seperti keluarga yang berantakan, atau masalah lainnya.

Agar hal ini tidak terjadi, kita perlu penanganan atau pencegahan dari masalah – masalah penyimpangan sosial pada anak dan remaja, nah – dalam artikel kali ini kita akang mengulas lebih jauh mengenai penyebab – penyebab penyimpangan sosial yang tejadi di masyarakat, apa saja itu? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.
 
#7 penyebab penyimpangan sosial pada anak dan individu masyarakat
Penyimpangan sosial dapat dilakukan secara individu atas inisiatif sendiri maupun berkelompok. Secara umum penyebab dari penyimpangan sosial pada anak – anak dan remaja diantaranya sebagai berikut :
 
1. Pengaruh lingkungan masyarakat
Dapat di pungkiri lagi bahwa lingkungan adalah faktor penyumbang penyimpangan sosial pada anak – anak dan remaja,  secara luas pengaruh lingkungan dapat dikelompokkan menjadi 2 yaitu, pengaruh lingkungan baik dan pengaruh lingkungan yang tidak baik.

Kita dapat amati bahwa rata – rata anak yang tumbuh dilingkungan preman akan cenrung mengikuti kebiasaan yang ia lihat seperti sudah terbiasa dengan tindak kekerasan, atau dapat di simpulkan menyerupai pelaku preman namun tidak secara mutlak, namun sebalikanya anak – anak atau remaja yang tumbuh dilingkungan santri atau lingkungan religius maka anak akan cendrung berprilaku religius.

Dapat kita tarik kesimpulan bahwa lingkungan yang tidak sesuai dengan norma – norma sosial, maka orang yang berada di lingkungan tersebut cendrung juga berperilaku menyimpang. Sebagai orang tua tentu harus mengetahui dan mengontrol kemanakan anak – anak anda bergaul dan beradaptasi dengan lingkungannya, semakin dini pencegahannya semakin mudah untuk diluruskan.
 
2. Keadaan keluarga yang berantakan (broken home)
Keluarga memiliki pengaruh  yang sangat kuat dalam pembentukan watak (perangai) seseorang, pendidikan keluarga juga dapat dikatakan pendidikan in-formal, yaitu pendidikan awal dari dalam diri seorang anak. Anak – anak akan cendrung berprilaku apa yang ia lihat dari keluarganya. 

Broken home adalah salah satu kasus dimana keharmonisan keluarga mengalami guncangan dari masing – masing anggota, biasanya lebih dipicu pada orang tua anak.

Anggota keluarga yang mengalami broken home secara tidak langsung dapat mempengaruhi kondisi fisikis dan biologis anak itu sendiri, sehingga dapat memicu terjadinya penyimpangan sosial hal ini karena keadaan keluarga yang tidak bisa memberikan ketentraman dan kebahagian bagi anggota keluarga.
 
3. Sikap mental yang tidak sehat
Mental tidak sehat pada umumnya karna ada kelainan yang dibawa oleh masing – masing individu. Kelainan mental ini bisa dibawa dari trauma di masa lalu, atau memang kelainan yang dibawa sejak lahir.

Artikel terkait lainnya: Cara memakai sarung dengan benar agar terlihat rapi

Biasanya orang yang mempunyai sikap dan mental tidak sehat bila malukan sesuatu prilaku penyimpangan sosial mereka tidak akan merasa bersalah atau menyesal, contohnya psikopat.

Cara mengatasi ini tentu harus diberikan bimbingan dan konsultasi pada ahli di bidangnya, baik dari kesehatan mentalnya, kesehatan psikologisnya dan lain sebagainya.
 
4. Persoalan ekonomi
Persoalan ekonomi biasanya dipicu dari orang tua hingga juga akan berpengaruh pada anak – anak. Himpitan ekonomi dapat mendorong seseorang bertidak tampa memikirkan lagi apa itu norma – norma yang ada dimasyarakat. Tidak heran orang – orang akan rela melakukan berbagai cara untuk hanya mendapatkan uang.

Solusi terbaik yaitu tetap mensyukuri rezki dari allah.swt serta berusaha dan berodoa untuk mencari rezki yang halal, karna setiap rezki manusia di dunia ini sudah diatur oleh allah.swt tergantung kita apakah kita menjemputnya dengan cara baik atua tidak.
 
5. Ketidaksanggupan menyerap nilai dan norma yang berlaku
Ketidaksanggupan menyerap nilai dan norma yang berlaku pada umumnya terjadi pada orang – orang pendatang yang hidup dalam wilayah baru. Biasanya pendatang baru ini tidak bisa menyerap nilai – nilai norma yang ada dimasyarakat tesebut. Sikap dan prilakunya ini tidak mencerminkan norma yang telah disepakati oleh  masyarakat dalam arti yang positif. Biasanya perbedaan suku dan budaya serta cara berpikir bisa menimbulan perpecahan di kalangan masyarakat baru dan lama, ketidak serasian inilah yang menjadi penyebab – penyebab penyimpangan sosial di tengah masyarakat.

Solusinya yaitu bagi pendatang baru harus bisa menyesuaikan kondisi dimana ia tinggal, namun tetap memperhatikan mana yang baik di ikuti dan tidak, namun yang perlu digaris bawahi adalah tetap menghormati dan menghargai setiap perbedaan di masyarakat untuk menjadikan kehidupan yang rukun dan tentram di masyarakat.
 
6. Pelampiasan rasa kecewa
Anak – anak muda atau yang menginjak dewasa paling banyak tersangung kasus pelampiasan rasa kecewa, baik itu kepada teman hingga pacar dan mantan pacar. Seseorang yang talah merasa kecewa biasanya tidak bisa berpikir jernih lagi sehingga mendorong anak – anak untuk melakukan penyimpangan sosial tampa berpikir panjang lebar.

Solusinya yaitu tataplah menjadi seseorang yang sabar dalam menyikapi masalah, karna setiap persoalan pasti ada hikmanya, jika dalam kasus diputusi pacara dan anda merasa kecawa, mungkin jika kita lihat dari sudut pandang lain dapat kita pelajari bahwa bisa saja pacar kita itu tidak baik untuk kita karna tidak menjunjung arti kesetiaan.

Sabar dalam menyikapi segala persoalan dan tidak mudah marah serta mampu berpikir secara tenang dan seksama dapat mengontrol terjadinya penyimpangan sosial akaibat kasus kecewa atau sakit hati.
 
7. Pengaruh kemajuan teknologi
Setiap ada cahaya pasti ada bayangan, setiap yang bermanfaat teselip bahaya atau dampak negatif yang ditimbulkan, salah satunya pengaruh kemajuan teknologi.

Seperti acara – acara di TV, berbagai situs yang bisa diakses dengan mudah di internet dan lain sebagainya, misalkan untuk program televisi tidak semunya cocok untu anak – anak . anak – anak cendrung akan berprilaku apa yang ia lihat, misalkan anak – anak SD sudah mengenal pacaran, penyumbang dari prilaku seperti ini tidak lain apa yang ia lihat salah satunya acara – acara televisi yang tidak mendidik bagi anak.

Solusinya bagi orang tua tentu mengetahui apa –apa saja yang tebaik untuk anak – anaknya dan apa yang tidak, penyortiran ini sangat penting dilkukan oleh orang tua mengingat kemajuan teknologi begitu cepatnya, sedangkan bagi aula muda/remaja tentu pasti sudah mampu berpikir lebih tenang dan tentu sudah membedakan mana  yang baik dan benar, sebagai manusia yang di beri akal tentu kamu bisa berpikir lebih jernih dalam setiap tindakan yang kamu lakukan dalam penggunaan berbagai kemudahan teknologi sekarang.

Nah, sekarang kamu sudah mengetahui bukan dari 7 penyebab penyimpangan sosial pada anak dan individu masyarakat.

Dapat disimpulkan bahwa perilaku menyimpang adala perilaku warga masyarakat, baik secara individu maupun kolektif, baik secara langsung maupun tidak langsung yang bertentangan dengan nilai – nilai dan norma sosial yang berlaku di dalam masyarkat.

Penyimpangan sosial ini dapat dibatasi dan dihindari dengan berpikir prevetif dan represip serta dengan pendidikan yang didapat oleh anak tesebut, selain peran orang tua dan anggota masyarakat dapat menjadi tonggak hidup dalam kerukunan dan ketenraman untuk mencapai cita – cita yang telah ditujuan bagi setiap anggota masyarakat. Semoga artikel yang singkat ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kamu, sampai jumpa lagi, bye.

Baca juga:

Jahri Mahfus
Jahri Mahfus Seorang Penulis dan Freelancer

Posting Komentar untuk "7 penyebab penyimpangan sosial pada anak dan individu masyarakat"

Berlangganan via Email